Sawan Fibrosis: Ekonomi dan Bisnis
Showing posts with label Ekonomi dan Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi dan Bisnis. Show all posts

Sunday, April 14, 2024

Kerja Dua Jam, Dapat Rp10,5 juta

 Di Amerika, diantara kerja "iseng" adalah yang berhubungan dengan amplop atau surat. Maksud dan bagaimana pekerjaannya?


Fig 01 - Surat dan Amplop (credit to Tokopedia)

Pekerjaannya adalah sbb:
- ambil amplop surat dari agency iklan atau perusahaan sejenis.
- bawa pulang ke rumah.
- di rumah, masukkan surat/brosur ke dalam amplop
- amplop distempel perangko berlangganan yang disediakan perusahaan.
- setelah itu antar ke kantor pos
- beres!

Biasanya emak emak mengerjakannya sore hari sambil nonton TV.


Fig 02 - Lontong, santapan saat lebaran, ilustrasi

# Posting penting:


Fig 03 - Burung di neighborhood, ilustrasi

Kerja dua jam saja sehari, dari jam 4.00 sore sampai jam 6.sore.

Bayarannya cukup lumayan, yaitu US$17 (Rp 263 ribu) per jam.

Seminggu, kerja 5 hari (Senn sampai Jum'at), jadi jumlah jam kerja 10 jam. Kalau dirupiahkan sekitar Rp2,64 juta per minggu.


Fig 04 - Telur acar, ilustrasi

Jika sebulan, ya, kalikan saja, sebesar Rp 2,64 juta x 4 = Rp 10,5 juta.

# Lumayan untuk nambah nambah uang belanja, daripada melakukan gosip.

## 1 jam kerja sekitar 25 amplop, kalau dua jam, ya, 50 amplop.
- Kalau sudah biasa, 50 amplop , paling 1 jam 30 menit.


Fig 05 - Kantor Pos, Amerika (credit to Google)

Bagaimana menurut pendapat anda?

# Posting sebelumnya:

JJJJJJJJJJJJJ 

Sunday, April 7, 2024

Harga BBM di Amerika Di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia

Paling sedikit, ada dua posting saya berkenaan dengan harga BBM Amerika yang lebih murah dibandingkan dengan Indonesia.


Fig 01 - Harga BBM di Amerika Serikat.

Dua posting tersebut bisa anda baca:

Pertama dua posting di atas adalah harga BBM di tahun 2022 dan 2023, tentu saja berbeda dengan harga terbaru baik di Amerika maupun di Indonesia.

Sekarang, harga BBM termurah (petalite) di Indonesia adalah Rp10.000 perliter pada tanggal 4 April 2024.

Sementara harga BBM termurah di Amerika seperti tertera di atas saat ini adalah:
- untuk 16,885 gallon adalah US$40,-

Nah, 16,885 gallon itu setara dengan 64 liter.
Sementara US$40 itu kalau dikurskan adalah Rp616.000,-

Jadi, berapa harga 1 liter BBM di Amerika?

# Posting penting:

Harga BBM perliter di Amerika Serikat Rp9.625,- Sedikit lebih MURAH dibandingkan dengan Indonesia!

Sementara income perkapita orang Amerika Serikat serikat Rp1,2 milyar per tahun. 

Income per capita orang Indonesia hanya sebesar Rp60 juta per tahun.

Dengan income percapita lebih tinggi (20 kali) dibanding Indonesia, ternyata orang Amerika Serikat membeli BBM lebih murah.

Apa sebabnya?

Kalau pada dua posting di atas, sebabnya karena efisiensi. Disamping efisiensi, ternyata "respon pasar" Amerika juga berpengaruh terhadap harga BBM di Amerika Serikat.

Apa maksudnya dengan "respon pasar" Amerika?

Jawabnya adalah karena pasar Amerika sudah BEBAL. Mereka TIDAK begitu peduli dengan fluktuasi harga minyak mentah di pasar dunia.

Pasar Amerika punya harga sendiri, tidak begitu terpengaruh terhadap pasar dunia!

## Posting sebelumnya:


JJJJJJJJJJJJJJJJJJ 

Monday, April 1, 2024

Tanah Ladang Bisa Disewa dan Diwariskan di Amerika

 Pemda (kabupaten, kotamday dan provinsi) dan pemerintah pusat (federal) punya tanah tanah kosong yang bisa disewa oleh rakyat.


Image 01 - Peternakan di Amerika

Uniknya, hanya di Amerika Serikat, tanah untuk ladang pertanian dan peternakan yang disewa oleh rakyat, kemudian bisa DIWARISKAN.

Harga sewa antara kakek, dan anak cucunya alias para warisnya tentu saja berbeda beda. 

Berdasarkan dari info orang yang menyewa, baik itu teman saya dan istri maupun teman teman anak, harga sewa tidak terlalu mahal.

Biasanya lima tahun pertama US$0 alias NOL, gratis. Setelah itu paling paling sewanya US$10 (Rp 150 ribu) per hektar pertahun.


Image 02 - Rumah di luar kota

# Posting penting:


Image 03 - Buah jeruk di belakang rumah


Maksimum tanah yang disewa, untuk "wong cilik" paling hanya boleh sekitar 50 hektar. Tergantung lokasi dan kebijaksanaan pemda atau pemerintah pusat.


Image 04 - Menunggu pustaka buka

Umumnya, yang kami ketahui menyewa hanya sekitar 20 hektar. Kemudian, ada yang membeli sekitar 4 sampai 8 hektar.

Jadi, ya, tanah yang dibeli plus tanah yang disewa.


Image 05 - Hari pengungsi sedunia

Bagaimana menurut pendapat anda?

# Posting sebelumnya:




JJJJJ

Saturday, February 10, 2024

Teh Rasa Madu Home Industri dari Oregon State

 Ketika pertama masuk hutan, anak saya terkejut bukan main, ternyata masih banyak masyarakat yang tinggal di dalam hutan di Amerika sampai hari ini.


Fig 01 - Bungkus Chai tea, Oregon

Secara statistik, ada sekitar 36 juta orang Amerika Serikat tinggal di dalam hutan, terutama di National Forest.

Dari mana saja sumber penghasilan mereka?

Diantaranya, ya, dari hutan itu sendiri seperti logging, jual kayu bakar, metik buah buahan, madu hutan dan bunga hutan.

Apakah ada sumber penghasilan dari non hutan?

Sudah barang tentu, misalnya sebagai programmer komputer dan analisa data.

Ah, apa? Bagaimana jalan ceritanya? Terus, apalagi? 


Fig 02 - Secangkir teh hangat.

# Posting penting:


Fig 03 - Teh rasa madu, siap dikonsumsi.

Para programmer ini kerja di berbagai perusahaan seluruh Amerika, kemudian, mereka memilih kerja sebagai "remote worker." Kerja di rumah dengan gaji seperti kerja di kantor.


 
Fig 04 - Sepotong ikan goreng, ilustrasi.

Sama dengan komputer programmer, tukang analisa data atau "data scientists" juga bekerja secara "remote." Tempat tinggalnya di dalam hutan.


Fig 05 - Chai tea dari Oregon State.

Home industri juga diantara sumber pekerjaan masyarakat yang hidup di dalam hutan di Amerika Serikat.


Fig 06 - Peternakan di pinggir hutan.

Meracik teh seperti Chai Tea adalah diantara home industri. Chai tea adalah racikan teh yang terdiri kombinasi: teh (teh hitam) + susu + aneka rasa (pedas, jahe, cinamon, rempah dsb).

Home industri ini (Chai tea, madu, telur ayam organik, sayuran dsb) bisa nambah pendapatan sekitar US$2.500 (Rp 40 juta) per bulan.


  
Fig 07 - Teh dari Oregon state.

Apakah anda pernah mencicipi Chai tea dari Oregon state?

## Posting sebelumnya:

Sunday, November 26, 2023

Belanda Menjual Manggis Sampai Rp170 ribu Perbuah

Buah Manggis dalam bahasa Belanda mirip bahasa Inggris, yaitu Mangosteen (dibaca mɑŋ.ɡo.stin), dijual seharga Euro 5 sampai 10, kalau dirupiahkan Rp 85 ribu sampai Rp 170 ribu perbuah.


Fig 01 - Manggis dengan isi 5 biji.

Bandingkan dengan harga di tanah air yang sekilonya hanya di kisaran Rp15 ribu sampai Rp 30 ribu.

Satu kilo isinya sekitar 5 buah, jadi per buahnya hanya sekitar dikisaran Rp 3 ribu sampai Rp 6 ribu.

Harga ini tentunya tergantung pada kualitas manggis, dan dimana kita membeli, apakah di toserba atau di pasar tradisional.

Belanda ternyata tidak hanya jual tempe, kopi dan anggrek. Tak ketinggalan juga berbisnis buah manggis.


Fig 02 - Beberapa buah manggis

# Posting penting:


Fig 03 - Sekilo manggis, 6 buah

Bahkan Belanda menguasai pasar tempe Eropa. Prihatin, karena semuanya ini tersedia melimpah di Indonesia.


Fig 04 - Buah manggis, siap dikonsumsi

Dari mana Belanda dapat manggis?

Apakah tanam sendiri?


Fig 05 - Manggis, manis rasanya

## Posting penting lain:



Fig 06- Kelihatan fresh buah manggisnya

Manggis adalah pohon tropis, sudah bisa ditebak, pasti tidak bisa tumbuh di daerah dingin. Di Belanda suhu bisa minus, dibawah nol derjat Celsius.


Fig 07 - Manggis, ada yang isinya 7 biji

Belanda mengimpor manggis dari banyak negara, sayangnya, Indonesia TIDAK masuk daftar.


Fig 08- Tebak, berapa isi buah manggis ini?

Mungkin, kita lebih repot ngurus produksi mobil Esemka, daripada memproduksi buah manggis dan lain lainnya.


Fig 09- Buah manggis yang sudah dan belum dibuka.

Ini 5 negara utama yang mengekspor buah manggis ke Belanda:
1) Thailand
2) Vietnam
3) Mexico
4) Brazil
5) Peru


Fig 10 - Hampir seragam besarnya manggis.

Apakah anda suka makan buah manggis?

### Posting sebelumnya:

Thursday, November 16, 2023

Belanda Menggeser Singapura Sebagai Eksportir Anggrek Dunia

 Singapura mendominasi pasar anggrek dunia pada tahun 1970an sampai tahun 1980an. setelah itu datanglah kompetitor. 


Fig 01- Aneka jenis bunga di Singapura

Menariknya, kompetitor itu datang dari berbagai penjuru dunia, bukan Indonesia. Sekali lagi, Indonesia bukan pemain utama pasar anggrek dunia. 

Siapakah mereka?
 
Satu diantaranya, ternyata Belanda!

Selain Belanda, negara musim dingin yang mana lagi yang merupakan kompetitor Singapura sebagai eksportir anggrek dunia?

Amerika Serikat! Ya, Amerika bukan hanya ekportir teknologi tinggi, tapi juga produk pertanian, perikanan dan peternakan.


Fig 02 - Anggrek Vanda, Singapura

# Posting penting:


Fig 03- Aneka bunga, Singapura

Berdasarkan data dari international trade center (2021), besarnya ekspor anggrek Belanda yaitu US$ 286,2 million (Rp 4,3 Triliun).


Fig 04- Indoor garden, Singapura

Pada tahun 2021, Amerika mengekspor anggrek sebesar US$ 105,6 million (Rp 1,6 Triliun).


Fig 05- Air terjun buatan, Singapura.

Thailand sebagai pesaing utama menggeser posisi Singapura sejak tahun 1990an, sesekali diambil alih oleh Belanda di ranking satu dunia.


Fig 06- Jenis daun lidah buaya, Singapore.

Puncak ekspor anggrek Thailand pada tahun 2022, yaitu sebesar US$ 615,2 million (Rp 10 Triliun).



Fig 07- Salah satu sudut di Singapura

Singapura sendiri, nilai ekspor anggreknya di kisaran US$ 25 million (Rp 350 milyar).


Fig 08- Bunga di sudut taman, Singapore.

Bagaimana menurut pendapat anda?

# Posting sebelumnya:

Monday, November 6, 2023

Ada Apa Dengan Penerbangan Amerika Serikat yang Masih Sepi?

Beda jauh dengan waktu sebelum pandemi Covid 19, dimana penumpang baik internasional dan domestik cukup ramai, dan antri check in bisa panjang.


Fig 01- Rute penerbangan, dari San Fransisco ke Singapura.

Padahal harga tiket "hampir sama saja" sebelum maupun setelah pandemi. Bahkan bisa dapat "good deal" pada saat "low season." 

Ketika pandemi memang sangat sepi, banting harga tiket pesawat, tapi hampir tidak ada yang mau melakukan perjalanan.

Terus, apa sebabnya masih sepi?

Apakah karena kondisi ekonomi Amerika?  Atau?

Tentu ada banyak sebab, diantaranya perubahan gaya hidup, kondisi keamanan dan ekonomi. 


Fig 02- Suasana dalam airport yang tidak begitu ramai.

# Posting penting:


Fig 03- Salah satu toko Duty Free, sepi

Saat pandemi, keluarga Amerika, terbiasa hidup di rumah sepanjang hari. Saat sore, mereka ngumpul ngumpul di belakang rumah. 


Fig 04- Tidak kelihatan pembelinya.

Mereka melakukan apa saja, hanya sekedar minum kopi, berkebun, bermain dan sebagainya.


Fig 05- Hampir tidak kelihatan ada orangnya

Keluarga di sini, maksudnya, nenek kakek, ayah ibu dan cucu cucu. Jadi, ya, mereka enjoy di rumah saja, dibandingkan melakukan travel.


Fig 06- Fast Free Wifi di bandara.

Di Timur Tengah sedang memanas saat ini, sehingga banyak orang Amerika was was jika mau travel ke negara negara yang berkaitan dengan Timur Tengah.


Fig 07- Tidak begitu banyak penumpang.

Soal ekonomi, sebenarnya "biasa biasa saja," lowongan kerja tetap banyak. Untuk bulan ini, hanya separuh lowongan yang diisi.

Inflasi juga rendah, sekitar 4%, tapi khusus untuk makanan harga memang meningkat. Harga harga lain cenderung stabil.


Fig 08- Sudut airport, kelihatan sepi

Bagaimana dengan kondisi di Indonesia?

# Posting sebelumnya: