Sawan Fibrosis: Pilpres 2024
Showing posts with label Pilpres 2024. Show all posts
Showing posts with label Pilpres 2024. Show all posts

Wednesday, September 29, 2021

Ada Orang Bertanduk Setan di Kampung Ahok

Mural orang bertanduk setan di Bangka Belitung (credit to Netizen).

Seorang perwira muda menembakkan pistol ke arah istana, setelah melihat rakyat kelaparan makan kulit mangga di seputar kediaman presiden.

Itu kata Soe Hok Gie, seorang demonstran dalam salah satu catatan hariannya yang menggambarkan suasana rakyat lapar di era 1960-an.

Kelaparan itu disebabkan salah urus negara:

- korupsi merajalela
- inflasi sampai 600%
- hutang menggunung
- harga komoditas pertanian anjlok

Tembakan pistol ke arah istana tersebut seperti sebuah komando.

Sejak itu gerakan perlawanan terhadap orla (orde lama, Sukarno) merebak ke mana mana.

Bagaimana dengan kondisi saat ini?

Apakah rakyat mulai melawan?


Hanya ilustrasi (credit to detik).

Ternyata 27,5 juta rakyat lapar bukan angka kosong, tapi adalah kenyataan di lapangan.

Korupsi tidak usah disebut, bahkan 70% pejabat negara TIDAK punya martabat sama sekali: menumpuk harta saat rakyat kelaparan.

Sedih rasanya untuk menuliskan indek ekonomi makro saat ini.

Apakah rakyat mulai melawan?

Memang belum ada letusan senjata di arahkan ke istana seperti tahun 1960an, tetapi perlawanan melalui mural boleh dikatakan meledak di mana mana.

Respon pemerintah bukannya memberi solusi terhadap rakyatnya yang lapar, tetapi:

- menjebloskan ke penjara rakyat yang menyampaikan aspirasinya melalui coretan atau lukisan mural
- anggaran triliunan rupiah untuk intimidasi di sosmed melalui buzzerRp

Luar biasa!!

# Posting sebelumnya:

Tuesday, September 21, 2021

Setelah Jokowi - Gibran Memuji Anies Baswedan Kemudian

Pujian dari Gibran untuk Anies Baswedan (credit to Merdeka)

Pada posting lalu, pujian Jokowi dialamatkan ke Anies Baswedan, karena keberhasilan menangani Covid 19 di Jakarta:

Seperti tidak mau ketinggalan, Gibran, walikota Solo itupun turut memuji Gubernur Jakarta dalam kesuksesan menangani Covid 19.

Saya kutip pujian walikota Solo dari Detik (2021):"Ya sekali lagi beliau (Anis Baswedan) itu role model, kepala daerah yang sukses yang membangun Jakarta."

Kemudian dilanjutkan dengan kalimat:"Kita jadikan percontohan, apalagi Jakarta sekarang menjadi percontohan negara lain."

Tidak mau kalah, Anies Baswedan juga memuji Gibran Rakabuming, karena berhasil melaksanakan vaksinasi sampai mencapai angka 98% di Solo.

Angka sempurna.

Ada tiga hal yang ingin ditunjukkan dengan saling puji antara dua kepala daerah ini. Apa itu?


Sabun berbentuk jeruk, hanya ilustrasi

1) Memberi contoh hidup saling menghormati, meskipun latar belakang politik berbeda.

2) Apapun bisa diatasi kalau serius. Keseriusan Anies dan Gibran dalam menangani Covid 19 bisa disimak di posting lalu:

3) Politik itu penuh dengan segala kemungkinan. Peristiwa ini adalah “langkah kuda” Gibran dan Anies untuk tahun 2024.

Let’s wait and see.

# Posting yang mengkritik Gibran Rakabuming dan posting sebelumnya:

Tuesday, September 7, 2021

Orde Nganu – Mengadu ke Tuhan Ditangkap, Minta Bantuan Presiden Dikerangkeng

Fig 01- Ditangkap karena minta bantuan presiden (credit to Kompas).

Dulu, waktu Orba, TVRI melakukan uji coba teknologi yang baru digunakannya yaitu wawancara jarak jauh (telewawancara).

Presiden Suharto adalah diantara orang pertama yang menggunakan teknologi tersebut.

Beliau melakukan wawancara dengan masyarakat di Sumatra, dialog beliau kira kira sebagai berikut:

Presiden Suharto: “Apa kabar?”

Kami punya masalah pak.

Presiden Suharto:”Oh begitu…. Saya bicara dengan siapa ini?”

Ahmad… pak.

Presiden Suharto:”masalah apa pak Ahmad?”

Begini pak…. Ini, sapi kami tidak bagus pak…. Tidak berkualitas, kata ahli.

Presiden Suharto:”apa yang bisa saya lakukan?”

Ya, bantu kami pak…. Kasi kami induk sapi unggul.

Presiden Suharto:”berapa ekor yang diperlukan?”


Fig 02- Sebanyak 27 juta orang lapar di orde nganu (credit to CNNi)


Fig 03- Mengadu ke tuhan (credit to Tempo media).

Lima ekor saja pak.

Presiden:” cukup segitu?….. apa kerbau nggak perlu?”

Kami tidak perlu kerbau pak.

# Terdengar Presiden kemudian bicara dengan ajudannya:”tolong dicatat, kasi 50 ekor.”

- Hadirin tepuk tangan riuh. Semua kelihatan tersenyum senang

Itu di orde baru, bagaimana dengan orde nganu saat ini?

Terbalik 180 derjat.

Mengadu sama tuhan saja dijebloskan ke penjara.

Minta bantuan presiden?

Tanpa ampun, langsung dikerangkeng!

Presiden kok dilawan?

# Baru saja saya komen di medsos:

Seperinya dia KETAKUTAN jika tidak pegang jabatan presiden: 1) penggunaan anggaran yang amburadul, masak ada anggaran untuk buzzer?.... Bansos yang diembat entah berapa ribu triliun... 2) Hutang yang TIDAK bertanggung jawab, masa bisa ngalahkan enam presiden?..... 3) anti demokrasi: memenjarakan orang dan menembak mati orang orang yang tidak disukai,..... membungkam suara di medsos...... ## Akhirnya dia ketakutan jika dituntut oleh rakyat nanti.... ### Wajahnya sudah HILANG serinya..... wajah bingung dan TAKUT.... perhatikan saja baik baik....

Monday, September 6, 2021

Presiden:”Tidak Boleh Seorangpun MATI, Karena TIDAK Punya Biaya Berobat.”

Hanya ilustrasi saja (credit to netizen)

Jika disuruh menjawab kira kira presiden negara mana yang berucap bahwa: “Tak Boleh Seorangpun MATI, Karena TIDAK Punya Biaya Berobat.”

Mungkin …. anda akan menjawab tanpa sedikitpun ragu, pernyataan itu datang dari kepala negara di salah satu negara industri maju seperti:

- Amerika Serikat
- Jerman
- Perancis
- Inggris
- Canada
- Italia
- Jepang

Ternyata jawaban anda SALAH besar

Kalau dari negara skandinavia: Denmark, Swedia, Norwegia, Finlandia atau Islandia?”

Juga salah!


Makanan waktu mati lampu, hanya ilustrasi

Emangnya dari negara mana?”

------------------------------------------------

Pernyataan itu datang dari presiden negara negara:

- Ghana
- Rwanda
- dan beberapa negara AFRIKA.

Bukan hanya GRATIS berobat di rumah sakit, tetapi obat obat dan peralatan emergency diantar langsung ke pasien pasien di pelosok pelosok Afrika.

Teknologi yang dipakai adalah teknologi drone

------------------------

Sekarang, beberapa negara Afrika SEMAKIN menyadari bahwa berobat GRATIS akan membuat rakyat sehat dan cerdas.

# Elon Musk adalah contoh orang Afrika yang sehat, cerdas dan kaya raya di muka bumi:

- pendidikan Dasar, SMP dan SMA ditamatkan di Afrika Selatan
- Universitasnya di Canada dan Amerika Serikat ....

## Sementara di negara nganu, presidennya cuma MEMERAS rakyat dengan menaikkan iuran BPJS kesehatan setiap tahun.

### Negara yang Rakyatnya penyakitan cuma “menghasilkan” presiden yang bisanya:

- masuk ke dalam gorong gorong
- pakai sendal jepit
- nampal ban
- dan naik becak waktu kampanye!

#### Posting sebelumnya:

# Posting in English:

Tuesday, August 24, 2021

Terbukti – Akhirnya Jokowi Memuji Anies Baswedan

Jokowi dan Anies sedang santai (credit to Kompas)

Pada posting tahun lalu (Februari, 2020), ada saya sebutkan 3 pemda yang aktif menangani Covid 19. Silahkan baca:

Tiga provinsi tersebut adalah:

- DKI Jakarta
- Sumatra Barat (Sumbar)
- Bali

Diantara tiga provinsi tersebut, Anies Baswedan ternyata yang paling berhasil, dimana DKI yang pertama keluar dari Zona merah.

Jokowi akhirnya MEMUJI keberhasilan Anies Baswedan. Pujian ini datang ketika pasien Covid 19 sudah mulai turun, jauh sebelum Jakarta berhasil keluar dari zona merah Detik (Mei, 2021).

Sebenarnya, Jokowi sudah “meng-apresiasi” cara cara Anies menangangi pandemi yang terlihat taktis dan sistematis sejak tahun lalu (2020)

Buktinya?


Koordinasi antara Pemda DKI, TNI dan Polisi (credit to BeritaSatu)

Silahkan saja baca media mainstrean periode:

- Maret sampai Juni tahun 2020
- Maret – Mei tahun 2021
- dan periode Agustus tahun 2021.

Tergambar jelas kerja Anies Baswedan dalam beberapa komponen penting dan menentukan, diantaranya:

1) distribusi bansos

2) koordinasi dengan institusi terkait, termasuk TNI dan Polri dalam implementasi prokes

3) penanganan pasien Covid dengan menyediakan fasilitas rumah sakit secara cepat.

4) vaksinasi

Pertanyaannya, apakah pujian oleh presiden Jokowi terhadap keberhasilan Anies Baswedan dalam penanganan pandemi Covid 19 ini akan berpengaruh terhadap elektabilitas?

Mari kita tunggu hasil survei Capres di bulan bulan mendatang!

# Posting yang berkaitan dengan Anies Baswedan:

Tuesday, August 17, 2021

Menjebloskan ke Penjara Pengusul Jabatan 3 Periode

Wanita dan pria suku Badui (credit to Art World)

Ketika George Washington diusulkan untuk menduduki jabatan president 3 periode, dia menolak.

Padahal UUD Amerika Serikat saat itu membolehkan jabatan presiden tanpa batas, asal dipilih per 4 tahun.

Saat presiden ketiga AS, Thomas Jefferson diusulkan untuk kembali menduduki jabatan presiden periode ke 3, apa tanggapan beliau?

“Menjebloskan ke penjara orang orang yang mengusulkan agar dia menjadi presiden periode ke 3.”

Kenapa begitu? Kan boleh secara UUD saat itu?

“Karena dia TIDAK mau dituduh oleh rakyat banyak”

Dituduh apaan?

Congok, Serakah”

Tamak dan Loba”

Jadi INGAT pelajaran waktu SD, ada ANJING yang Tamak dan Loba.

Terus?”


Minuman musim panas

Karena SERAKAH dan congok, akhirnya si ANJING celaka sendiri.

Sebab tidak mau disamakan dengan ANJING, maka tradisi presiden DUA periode di Amerika berlangsung selama hampir 160 tahun sejak merdeka.

Kemudian tahun 1951, UUD Amerika diamendemen, dimana JABATAN presiden hanya DUA periode.

Tegas dan JELAS secara UUD.

Semenjak itu membicarakan jabatan presiden 3 periode disetarakan dengan PENGHIANAT.

Mungkin, GANTUNG ditempat hukumannya!!


# Di negara NGANU, sudah JELAS dan TEGAS, jabatan presiden CUMA dua periode.

- Banyak yang GENTAYANGAN mengajak melanggar konstitusi dan berkianat kepada bangsa dengan mengusulkan tambah jabatan 3 periode.

- Apa tanggapan presiden? Seperti biasa:”copras capres, aku ora ngerti, nggak mikir, bukan urusan saya, tanya sama yang ngusul…. Ora anuuu, nampar anu saya.”


## Posting yang menyinggung jabatan 3 periode:

Friday, August 13, 2021

Ganjar Pranowo Teratas – Apakah Publik Mencium Bau BUSUK Prabowo Subianto?

Fig 01- Hasil survei elektabilitas terkini dari Charta Politika

Terserah, anda mau percaya dengan lembaga survei yang mana satu, dalam bulan bulan terakhir, persaingan “klasemen” elektabilitas selalu terjadi antara nama nama ini:

- Prabowo Subianto
- Anies Baswedan
- Ganjar Pranowo
- Ridwan Kamil
- Sandiaga Uno

Cuma Prabowo Subianto yang ketua partai politik dan 3 kali sebagai calon presiden dan wakil presiden.

Semestinya, publik sudah MENGENAL beliau, dan wajar jika dia berada di puncak elektabilitas.

Nyatanya?

Prabowo Subianto, tidak selalu berada dipuncak, dan bahkan di survei terakhir oleh Charta Politika, beliau HANYA menempati urutan ketiga.


Fig 02- Anies Baswedan di posisi kedua

Posisi pertama diduduki oleh Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah.

Ada apa dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo?

Sepertinya masyarakat mulai mencium “bau BUSUK,” dan kapasitas dari Prabowo Subianto.

Jika anda cek di Google, Prabowo bicara seperti orang mengigau. Bicara yang tinggi di awang awang:

- strategi diplomasi militer
- pertahanan moderen
- pembelian senjata canggih
- dst dsb


Fig 03- Ganjar dan Gibran meninjau rumah sakit (credit to Kompas)

Padahal, TIDAK ada satupun maling SDA kita yang ditangkap oleh Menhan, Prabowo Subianto.

Malah jumlah maling bertambah dari hari ke hari. Dan semakin berani menjarah kekayaan laut kita, Indonesia.

Semangat banget kalau bicara pembelian senjata. Rakyat tahu persis, itu adalah akal akalan untuk dapat “fee,” duit, piti, money.

Sementara itu, apa yang dibicarakan Ganjar Pranowo?

Ganjar bicara tidak jauh jauh soal rakyat, masalah yang dihadapi oleh rakyat sehari hari:

- biaya berobat
- harga sembako (Ganjar adalah diantara Gubernur yang menolak impor beras).
- fasilitas pelayanan publik
- dsb dst.

Wajar, jika Ganjar berada di posisi atas dalam elektabilitas Capres 2024.

# Saya hanya menuliskan fakta terkni, TIDAK ada hubungannya dengan PILIHAN anda.

## Posting yang berhubungan dengan Ganjar Pranowo:

Wednesday, August 11, 2021

Gaza Vs Prabowo Subianto – Siapa yang Punya OTAK dan MORAL?

Roket hasil kreasi dan modifikasi HAMAS (credit to Youtube)

Berapa anggaran pertahanan Gaza yang dikuasai HAMAS?

Rp1,4 Triliun (Satu koma Empat Triliun Rupiah)

Berapa Anggaran Pertahanan Prabowo Subianto?

Rp137 Triliun (Seratus Tiga Puluh Tujuh Triliun). Anggaran TERBESAR dalam satu Dekade departemen pertahanan Republik Indonesia.

HASILNYA?

Roket Hamas sanggup membuat horor kota kota di Israel seperti Yerusalem, Tel Aviv dan Haifa.

Dalam konflik terakhir, paling sedikit 13 Israel terbunuh, ratusan luka luka dan ribuan rakyat Israel kocar kacar berlindung di Shelter.

Apa HASIL dari uang rakyat Rp137 Triliun yang dihabiskan oleh Prabowo Subianto?

Shopping. Jalan jalan. Enjoy di luar negeri. Lalu, seperti orang SAKIT JIWA, teriak teriak.

Apa yang diteriakkan oleh orang SAKIT JIWA?


Nelayan Indonesia berhadapan sendiri dengan nelayan asing 
(credit to BBC).

Dengan anggaran pertahanan yang luar biasa BESAR, 100 kali Gaza dan TERBESAR dalam 10 tahun. Hanya orang sakit jiwa yang teriak teriak:

Kurang anggaran

Dephan Tidak punya duit

Masih tidak cukup.

Jika Tidak sakit jiwa, ya, tidak punya OTAK. Atau dua dua sekalian, yaitu orang sakit jiwa yang nggak punya otak.

Kapal asing itu bukan hanya mencuri, bahkan telah membunuh petugas. Nelayan nelayan Indonesia harus berhadapan sendiri dengan kapal kapal asing itu.

Para nelayan Indonesia seperti berada di negara yang tidak ada sistem pertahanannya, dan tanpa menteri pertahanan.

Karena memang menteri pertahanannya lebih menganggap penting berada di luar negeri, daripada mikir soal kapal asing yang melanggar kedaulatan negara RI.

Barangkali, karena nggak punya OTAK untuk mikir, apalagi bertindak. Hanya GOMBAL selama ini.

Partainya sendiri membela sang menteri pertahanan dengan mengatakan berada di luar negeri itu “adalah tugas penting.”

TA*K, kata Ahok

# Relate posting:

Menhan Paling Lembek – Kapal Asing Makin Menggila Masuk Laut Natuna

Menhan paling lembek dalam sejarah Indonesia (credit to TVOne)

Ada 1000 (serubu) kapal asing illegal masuk ke laut provinsi Kepulauan Riau (Kepri) setiap hari. Ya setiap hari. Every day.

Silahkan baca posting sebelumnya:

Setelah dua tahun Prabowo Subianto menjadi Menhan, apakah jumlah kapal asing ilegal yang masuk menjadi berkurang?

Nehi…. Nay…. No….. Tidak.

Bahkan kapal asing illegal semakin menggila masuk ke dalam “secuil laut” di provinsi Kepri, yaitu Natuna Utara.

Apa strategi Prabowo Subianto sebagai Menhan”

Nggak ada…. Nehi

Masa sih?”

Ya, paling tertawa…. Terbahak bahak.

Apa nggak menggebrak meja dia?”


Peta laut Kepulauan Riau (credit to Ekutorial)

Kenapa harus menggebrak meja?

Biar kelihatan garang”

Loh, mejanya di mana, pencuri ikannya di mana. Nggak nyambung.

Kata nelayan dan laporan media mainstream, bahwa kapal kapal asing itu semakin berani masuk ke perairan laut Natuna.

Dari negara mana saja kapal asing itu?

- China
- Vietnam
- Thailand

Kita juga punya sebagian “Selat Malaka,” salah satu perairan teramai di dunia.

Nelayan kita, kadang kadang bermasalah dengan Malaysia di sana.


# Tidak ada ide ide, apalagi TINDAKAN nyata dari seorang Menhan yang bernama Prabowo Subianto.

- Kalau ngaku PATRIOT  nggak ada lawannya. Ngaku sendiri dan kagum sendiri. Seperti orang Onani!

Monday, August 9, 2021

Pendukung Jokowi jadi Komisaris – Pendukung Prabowo Dapat Apa?

Bersenang lenang dengan jabatan dan proyek

Kenapa Jokowi memberi berbagai jabatan kepada pendukungnya?

Karena beliau adalah manusia”

Maksudnya?

Karena manusia, maka beliau bisa membalas budi kepada para pendukungnya”

Apa manusia, hanya bisa memberi jabatan kepada pendukungnya saja?

ya, nggaklah…..”

Maksudnya?

Ada yang dapat duit kan!”

Terus?

Lawannya, juga dapat jabatan, menteri pertahanan.”

Nah, apa yang diberikan Prabowo untuk pendukungnya?

Nggak ada!”

Berarti Prabowo itu Genderuwo dong!

Maksudnya?”

Katanya tadi, cuma manusia yang bisa membalas budi. Genderuwo yang TIDAK bisa membalas budi.

Aku ora ngerti yang begitu begituan.”

Nggak ngerti bagaimana?

# Di negara negara beradab, calon pejabat publik (walikota, gubernur, anggota kongres), apalagi calon presiden akan mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya, apakah dia kalah atau menang.

- biasanya melalui e-mail
- ada juga melalui surat atau kartu pos (kalau sukarelawan).

## Apakah anda, sebagai pendukung Prabowo, pernah mendapat ucapakan terima kasih?

- adab, etika dan akhlak seseorang ditentukan oleh hal hal kecil.


### Nanti, akan kita evaluasi kinerja Prabowo sebagai Menhan:

- Kalau cuma ngambil UNTUNG dari beli senjata, lebih baik Presiden Jokowi MEMECAT orang ini.
- Itu tengkulak namanya. Parasit. Manusia Tak berguna!

Wednesday, July 7, 2021

Ditembak Mati - Presiden Haiti Hanya Mikir Memperpanjang Masa Jabatan

Foto hanya ilustrasi (credit to Voice of America)

Presiden Haiti, Jovenel Moïse ditembak mati pada tanggal tanggal 7 Juli 2021, pagi Rabu waktu setempat.

Pembunuhan berlangsung di dalam rumahnya, dan juga melukai istrinya.

Apa saja prestasi presiden Jovenel Moïse selama memegang jabatan presiden?

1) Menangkap dan menjebloskan ke penjara para oposisi.
2) Membungkam suara suara yang mengkritik presiden
3) Menyebabkan ekonomi morat marit

Selama pandemi Covid 19, apa saja yang dilakukan oleh Jovenel Moïse?

TIDAK melakukan apa apa!

Apakah beliau atau jajaran menterinya menari poco poco?

Itukan cuma dilakukan di negara yang NGGAK punya otak!

Terus, kenapa dibilang presiden Haiti tidak melakukan apa apa?

Menurut laporan Bloomberg (8 Juni 2021), bahkan belum diketahui kapan akan dilakukan vaksinasi!!

Kalau tes Covid 19, bagaimana?


Harga barang barang naik (credit to The World)

Wallahualam bishawab

Kata laporan berbagai media sih!

Tes covid itu entah dilakukan entah tidak.

Angka angka soal infeksi dan kematian karena Corona virus, barangkali hanya “angka hayalan.”

Angka imaginasi istilah kerennya.

Ah, saya kok nggak percaya, kalau Presiden Haiti cuma planga plongo, eh, ongkang ongkang kaki.

Ada dong yang dia kerjakan.

Apa?

Berusaha memperpanjang masa jabatannya.

Caranya?

Menunda Pilpres!

Terus?

Karena rakyat Haiti punya OTAK, maka presiden yang begitu begituan DITEMBAK mati!.


# To Blogger and FB Admins:

- My civic duty and rights to express my opinion!