Sawan Fibrosis: Psikologi
Showing posts with label Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Psikologi. Show all posts

Monday, November 15, 2021

Decoding Isi Kepala Puan Maharani – Psikologi 12

Jokowi dan Puan panen di Malang, Jawa Timur (credit to Antara)

Pagi pagi Puan Maharani sudah iklan Capres 2024”

Emangnya kenapa?

Lah…. apakah dia top 3 atau top 5 di survey?”

Puan Maharani yakin, dan diamini oleh Pengurus PDIP bahwa survey atau poling Copras Capres bukan penentu segalanya.

Apa yang menentukan?”

Psiko atau sikap percaya diri (pede) Puan yang menentukan.

Kok tau kalau Puan Maharani merasa pede?”

Men-decode (decoding) atau membaca isi kepala Puan Maharani.

Macam mana pula jalan ceritanya?”

Pada posting lalu, ada saya singgung tentang kekalahan Megawati dan kemungkinan kalahnya Puan Maharani di Jawa Tengah:

Beda dengan isi posting di atas, Puan Maharani punya argumen tersendiri, dia merasa yakin akan menang di tiga Jawa: Jateng, Jatim dan Jogyakarta.


Puan meninjau pasar ikan (credit to Puan Maharani)

Ini diantara hasil decoding isi kepala Puan Maharani:

1) Merasa paling lengkap memegang jabatan dibanding Capres yang lain:

- pernah menjadi Menko di kabinet Jokowi; Ketua DPR RI dan pengurus partai terbesar saat ini (PDIP).

2) Sebagai mantan Menko:

- punya peluang untuk didukung oleh Jokowi. Dukungan Jokowi sangat penting.
- jika tidak dapat dukungan, yakin bisa menetralisir pengaruh Jokowi dalam pilpres 2024

3) Sebagai ketua DPR:

- berdasarkan konsep Trias Politica, jabatan ketua legeslatif (DPR dan MPR) setara dengan ekskutif (Presiden).


Puan bersama Gibran (credit to Tribun Solo) .

4) Sebagai pengurus PDIP

- mendapat dukungan solid dari Ketum

- beda dengan Megawati yang mendapat perlawanan ketua DPD PDIP Jateng saat ikut pilpres, Puan Maharani malah dapat dukungan all out.
- PDIP adalah partai yang punya jaringan kuat sampai ke desa desa.

Perlu ditambahkan bahwa Puan Maharani “bergerilya” secara rutin ke tiga Jawa: Jateng, Jatim dan Jogya.

Saat kunjungan di Jateng, Puan selalu didampingi oleh 13 orang bupati atau walikota kader PDIP, termasuk Gibran.

Mari kita tunggu: Apakah Puan Maharani akan melaju sebagai Capres PDIP tahun 2024?

# Posting sebelumnya:

Sunday, November 7, 2021

Menang Hadiah Nobel Setelah Masuk Rumah Sakit Jiwa – Psikologi 11

Fig 01- Kisah nyata yang difilmkan

Ada pribahasa yang anda mungkin tahu:

- kalah jadi abu, menang jadi arang.

Artinya?

Tidak ada yang untung dalam sengketa: habis tenaga, habis waktu, habis sumberdaya, bahkan habis semuanya.

Di dunia barat, ada juga pribahasa semacam itu, kira kira bunyinya: “dalam kompetisis yang ketat, dua dua akan akan kalah.”

Pertanyaannya kemudian:”bagaimana agar dua kompetitor sama sama menang?”

Ribuan teori dihasilkan dalam rentang 300 tahun, tetapi, tidak ada sebuah teoripun yang memuaskan.

Nah, John Nash, seorang mahasiswa program Doktor (S3) berhasil membuktikan secara matematika bahwa dua kompetitor bisa sama sama MENANG jika mampu mencapai titik “equilibrium.”


Fig 02- Hanya ilustrasi saja

Temuan ini menggemparkan dunia, dan akhirnya mengantarkan John Nash memenangkan hadiah Nobel bidang ekonomi tahun 1994.

Apa kaitannya dengan judul “Menang Hadiah Nobel Setelah Masuk Rumah Sakit Jiwa?”

Selama mahasiswa, John Nash memiliki “halusinasi” dan “delusi.” Tentang ini bisa dibaca pada posting sebelumnya:


Fig 03- Kedai kopi tradisionil.

Sejauh halusinasi itu untuk memotivasi diri, sebenarnya tidak masalah. Problem muncul, ketika suara suara dalam halusinasi mengendalikan manusia yang berhalusinasi.

Suara suara tersebut bisa muncul dalam bentuk manusia, kemudian “memerintahkan” John Nash untuk melakukan hal hal yang tidak masuk akal.

Halusinasi ini memuncak, ketika John Nash sudah selesai studi dan menjadi dosen di universitas bergengsi.

Halusinasi yang tidak terkendalikan dimasukkan ke kategori sakit jiwa, namanya schizophrenia.

Akhirnya membawa John Nash ke rumah sakit jiwa.

# Posting sebelumnya:

## Posting Penting:

Friday, October 29, 2021

Di Amerika Serikat – Rebutan Masuk Rumah Sakit Jiwa - Psikologi 10

Salah satu rumah sakit jiwa di Amerika

Beberapa waktu lalu, kami melakukan riset (internal report, tidak dipublikasikan ke publik) untuk mengetahui:

- cost perawatan pasien sakit jiwa
- sebab memilih rumah sakit untuk perawatan jiwa.

Hasilnya?”

Ada beberapa kejutan.

Apaan?”

Pertama, ternyata biaya berobat sakit jiwa itu sangat mahal. Ada obat yang harganya Rp15 juta per item.

Luar biasa mahal untuk orang sakit jiwa.

Terus, kenapa rebutan masuk rumah sakit jiwa?”

Dari segi kesanggupan membayar (ekonomi), ada 3 kategori pasien sakit jiwa:

- pasien mampu (bayar sendiri)
- pasien kurang mampu (bayar 50%)
- pasien miskin (tidak bayar alias gratis)


Langit gelap, hanya ilustrasi

Karena ada beribu ribu orang sakit jiwa di luar sana, sementara fasilitas atau daya tampung yang tersedia sangat terbatas, maka untuk bisa dirawat di RSJ harus antri. Kasarnya rebutan.

Bagaimana cara mengatasi agar setiap orang diperlakukan adil?

Calon pasien memohon ke pengadilan. Kemudian dilakukan sidang. Si pasien yang kaya, pakai pengacara tentunya.

Setelah mendengar argumentasi dari pihak pasien (biasanya keluarga pasien) dan pengacara pasien, maka pengadilan akan memutuskan:


1) Kapan si pasien masuk rumah sakit jiwa.
2) Lamanya pasien dirawat di rumah sakit jiwa, maksimum 20 hari
3) Biaya yang harus ditanggung pasien (100%, 50% atau gratis).

Bagaimana menurut anda?

# Ada juga sih fasilitas yang khusus melayani pasien bayar penuh (100% bayar sendiri)

- rate per malam lebih mahal dari hotel
- biaya obat bisa dua kali lipat

## Posting yang lalu:

Friday, October 22, 2021

Anosognosia – Merekayasa Persepsi Diri Sendiri – Psikologi 9

Arah jalan lintas state

Kata Anosognosia berasal dari bahasa Yunani yang bisa diartikan secara bebas: tidak punya pengetahuan tentang suatu penyakit yang diderita.

Sekarang, istilah Anosognosia merujuk kepada orang yang:

- tidak bisa menilai kondisi diri sendiri secara mental.
- merekayasa persepsi jati diri sendiri
- atau tidak punya pengetahuan tentang penyakit, termasuk yang dialaminya.

Sakit jiwa. Mental illness.

Apa contohnya sakit Anosognosia secara fisik dan mental?

Kondisi kekinian, dimana orang orang menolak vaksin (anti vaxxer) dan tidak percaya dengan bahaya virus adalah contoh penderita Anosognosia.

Kenapa?

Karena tidak punya pengetahuan atau ilmu tentang vaksin dan virus.

Pada tingkat tertentu, saat ini, di Amerika bisa dicatat sebagai sakit jiwa atau mental illness.


Foto langit, hanya ilustrasi

Contoh lain Anosognosia, yaitu orang yang menolak kenyataan bahwa dia sakit kaki, dan kemudian menolak ketika kakinya akan diobati.

Tidak bisa menilai diri sendiri atau tidak bisa membedakan realita dan bukan, karena cacat intelektual, juga dimasukkan ke dalam Anosognosia.

Berpenampilan kaya raya, tetapi sebenarnya miskin, atau sebaliknya, adalah contoh nyata Anosognosia.

Orang yang berpura pura miskin, padahal mewah sehari hari untuk mencapai tujuan tertentu, sudah barang tentu masuk kategori Anosognosia juga.

Merekayasa persepsi tentang jati dirinya sendiri, misalnya seolah olah bahagia, bijaksana, open minded atau disenangi banyak orang, adalah contoh Anosognosia. Sakit jiwa.

# Posting sebelumnya:

Wednesday, September 29, 2021

Kenapa TIDAK Semua Orang Kaya Raya? - Psikologi 8

Orang kaya, hanya ilustrasi (credit to 123RF).

Kenapa saya TIDAK kaya raya?

Apa yang anda lakukan?”

Bekerja hampir 24 jam, siang dan malam.

Apakah anda berdoa?”

Kan, bekerja harus diiringi dengan doa. Bukankah begitu?

Banyak alasan kenapa kita, termasuk saya dan anda TIDAK kaya raya”

Apa diantaranya?

PENGECUT”

Maksudnya?”

Menghindari resiko. Hanya mau untung, tapi takut berspekulasi.”

Terus?

Menurut sumber sumber seperti Forbes, Lifehack, the Motley Fool and Kiplinger (2019), ada beribu sebab kenapa seseorang hidupnya biasa biasa saja.

Apa diantaranya?


Bunga lily, dalam proses mau layu

1. Tidak punya teman yang baik (tidak punya network yang luas)

- untuk sukses, sangat penting untuk memiliki teman sukses yang baik (satu alumni, mantan bos, teman kerja), penting membangun bisnis dan investasi secara bijaksana.

2. Tidak punya idea dan pikiran cemerlang

- Semua orang kaya raya memiliki ide ide baru dan tujuan jelas dalam berbisnis.

3. Tidak teliti dengan hal hal kecil dan detail

- Orang kaya selalu melakukan hal hal kecil dan sederhana seperti membandingkan harga antara toko toko. Bedanya mungkin kecil, tapi bisa terakumulasi dalam jumlah besar dalam rentang tahunan.

4. Besar pasak dari tiang

- orang kaya hemat cermat, pengeluaran selalu lebih kecil atau berimbang dengan pendapatan.

5. Bekerja di tempat dan pekerjaan yang sama

- orang kaya suka dengan tantangan hidup, mereka tidak akan pernah bekerja di tempat dan pekerjaan yang sama.

Terakhir, apakah anda punya sebab tersendiri, kenapa anda TIDAK kaya raya?

# Posting sebelumnya:

Monday, September 20, 2021

Generasi Muda China - Tidak Usahkan Menikah, Punya Pacarpun Tidak Bisa – Part 2 - Psikologi 6

Ketatnya berkompetisi di China saat ini (credit to CNN)

Sebaiknya baca dulu posting sebelumnya (part 1):

Selain sulit mencari kerja dan gaji kecil, penyebab lain susahnya generasi muda China menikah dan bahkan punya pacar adalah:

+ Panjangnya jam kerja di kantor.

Ada kode yang dikenal di kalangan muda, yaitu “996.”

Artinya?

Kerja dua belas jam sehari, dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam.

Selama 6 hari dalam seminggu, dari hari Senin sampai hari Sabtu.

Sudahlah tidak punya uang untuk menikah, mau pacaranpun tidak ada waktu. Kelelahan dari waktu ke waktu.

Kondisi ini mirip dengan Jepang tahun 1990an, dimana lulusan universitas mulai ada yang menganggur.

Terus?


Bunga di taman, hanya ilustrasi

Semenjak itu tingkat kelahiran stagnan, dan akhirnya menurun. Populasi Jepang menurun saat ini.

Takut akan terjadi seperti di Jepang, sekarang juga sedang terjadi di Korea Selatan, maka pemerintah China membolehkan pasangan China memiliki 3 (tiga) anak.

Apakah menyelesaikan masalah?

Sama sekali tidak. Jauh panggang dari api!

Problemnya di lowongan pekerjaan, gaji dan jam kerja. Ditambah biaya hidup yang meroket.

Bukannya memiliki jumlah anak: 1 atau 2 atau 3.

# Posting sebelumnya:

Tuesday, September 14, 2021

Panjang Usia dan Sehat Karena Berpikir dan Merasa Muda – Psikologi 7

Malam di sebuah halaman parkir kota

Waktu begitu cepat berlalu, tak terasa untuk orang orang yang super sibuk dan tanpa stress, waktu 10 atau 20 tahun seolah olah baru kemaren saja.

Ternyata, meskipun waktu sudah berlalu, tetapi perasaan atau mindset tetap MUDA akan mendapatkan banyak keuntungan.

Menurut ilmuwan dari German Centre of Gerontology (News Release from American Psycological Association, 6 May 2021), banyak sekali manfaat jika berpikir dan merasa tetap muda.

Diantara manfaat positif untuk kesehatan adalah:

- sehat, dan jarang sakit sampai diopname di rumah sakit
- punya thinking skills yang lebih baik
- kurang mengalami peradangan
- rohani dan jasmani sehat.

Dan yang tidak kalah penting dari semuanya adalah berumur lebih panjang, dibandingkan dengan orang yang berpikir dan berperasaan tua.


Bunga ungu liar, hanya ilustrasi

Kita mungkin bertanya tanya:

+ Apa hubungannya antara berpikir dan berperasaan muda dengan hidup sehat serta panjang usia?

Adalah fakta bahwa orang orang stress, terutama usia menengah dan tua akan mengalami “penurunan” kondisi kesehatan.

Penurunan kondisi kesehatan ini ternyata BISA dicegah, jika mereka berpikir dan berperasaan muda atau lebih muda dari usia sesungguhnya.

Berpikir dan berperasaan muda ini juga bisa berfungsi sebagai proteksi dan penyangga diri terhadap stress dalam hidup.

Jadi?

Mari kita berpikir dan berperasaan lebih muda dari usia kita sebenarnya!

# Posting terdahulu:

Sunday, September 5, 2021

Generasi Muda China - Tidak Usahkan Menikah, Punya Pacarpun Tidak Bisa – Part 1 - Psikologi 6

 Kelelahan, kondisi kerja di China saat ini (credit to BBC)

Beda dengan 10 atau 20 tahun lalu, dimana lulusan universitas sangat gampang mencari kerja di China.

Alumni universitas top akan mengisi peluang kerja di BUMN basah dan perusahaan asing, terutama Amerika Serikat.

Top 3 universitas di China adalah:

- Beijing University
- Tsinghua University
- Zhejiang University

Saat ini SANGAT sulit mencari kerja di China untuk lulusan universitas Top 3 sekalipun.

Jikapun ada, hanya posisi “part time,” training, magang dan sebagainya. Gajipun sangat kecil.

Tak jarang pula dibayar “hanya separuh,” karena dianggap bukan posisi tetap atau full time.

Terus?


Home sweet home, hanya ilustrasi.

Ada banyak faktor, sulitnya mencari kerja untuk lulusan universitas:

1) Pemerintah China menutup banyak BUMN, karena sarang penyamun (maling uang rakyat)

2) Hengkangnya perusahaan Amerika Serikat

3) Jumlah lulusan yang melimpah, diperkirakan 9 juta lebih per tahun.

Untuk poin 2) Hengkangnya perusahaan Amerika Serikat dari negeri tirai bambu karena perang dagang selama era presiden Donald Trump.

Siapa yang untung dalam perang dagang ini?

Kedua duanya rugi, jika dilihat dari volume dan nilai uang perdagangan selama era Donald Trump.

Perusahaan Amerika Serikat yang relokasi ke berbagai negara, kondisinya tidak baik baik saja.

Perang dagang ini merembes juga ke politik, dimana Amerika Serikat menutup salah satu konsulat China di Houston, Texas:

China membalas dengan mengusir beberapa diplomat Amerika dari Beijing. Hubungan diplomatikpun sempat tegang.

Kemudian, apa hubungannya dengan judul:”Generasi Muda China - Tidak Usahkan Menikah, Punya Pacarpun Tidak Bisa?”

# Bersambung ke part 2.

## Posting sebelumnya:

Tuesday, August 3, 2021

Bipolar Disorder – Bermasalah dengan Mental dan Fokus? - Psikologi 5

 Boneka di sudut bangunan publik

Bipolar disorder adalah sakit mental karena gangguan pada saraf otak. Dimana sikap bisa sangat ekstrim (Mayo Clinic, 2021):

- terlalu sedih vs terlalu gembira
- mengambil keputusan selalu terburu buru (berubah ubah)
- tidak fokus dalam bekerja
- terlalu percaya diri (termasuk berbohong)

Penderita bipolar disorder pada tingkat tertentu tidak mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah sehari hari.

Berapa jumlah penderita bipolar disorder?

Sekitar 2,6% dalam sebuah populasi. Diderita oleh wanita maupun pria secara berimbang.

Maknanya?

Jika populasi berjumlah 270 juta jiwa, maka yang menderita bipolar disorder sebanyak 7,02 juta jiwa.


Sikap yang kontras (credit to King College, London).

Kita sangat berpeluang untuk bertemu dengan orang sakit mental dalam kehidupan kita sehari hari.

Bukan tak mungkin, pejabat publik yang plin plan dan suka berbohong dan tidak fokus (selalu berubah ubah) dalam mengambil keputusan adalah penderita sakit mental, bipolar disorder.

Apa penyebab atau faktor pendorong terjadinya bipolar disorder?

1) Internal
- karena terganggunya keseimbangan hormon dalam tubuh

2) Eksternal

- stress
- pelecehan
- trauma

Menurut National Alliance on Mental Illness (NAMI), 2017 bahwa mental disorder bisa terjadi kepada siapa saja tanpa memandang usia, biasanya mulai ada gejalanya pada usia 25 tahun.


Reference

NAMI. 2017. Bipolar Disorder. Retrieved From: nami..org/ Learn-More/Mental-Health-Conditions//Bipolar -Disorder.

Saturday, July 17, 2021

Mengimbangi Kekuasaan Presiden - Tragedy of Common – Psikologi 4

Mentang mentang presiden: Main pamer kekuasaan 
(credit to Koran Tempo)

Di Amerika, presiden TIDAK boleh semena mena dan semau gue, misalnya:

- membungkan orang berpendapat dengan tuduhan hoax, fitnah, dan apa saja.
- memenjarakan orang dengan alasan apapun, hanya karena mengkritik presiden dan penguasa.
- membunuh pengawal pribadi tokoh yang tidak disukai.

Untuk itu, kekuasaan presiden HARUS dikontrol dan diimbangi.

Bagaimana caranya?

Rakyat Amerika akan memilih lawan lawan politik presiden untuk menduduki posisi posisi seperti:

- anggota Senat dan DPR
- Gubernur
- Jaksa tingkat propinsi.
- Ketua Sheriff

"Kapan itu terjadi?”

Setelah dua tahun kekuasaan presiden.


Bunga Daylily, hanya ilustrasi.

Oh, berarti si Abdul yang kemaren memilih presiden, dua tahun kemudian akan memilih lawan lawan politik presiden?”

Ya, betul.

Apa kekuasaan gubernur dan jaksa tingkat propinsi misalnya?”

Membatalkan Kepres presiden.

Berikan contoh”

Membatalkan kepres tentang “travel ban” untuk umat Islam.

Kalau presiden menaikkan BBM dan listrik sampai 13 kali, apakah akan dibela?”

Emangnya, rakyat Amerika itu BODOH dan bisa dibodoh bodohi?

Jika presiden impor garam?”

Ada badan independen yang memeriksanya, apa tujuannya impor.

Apakah nggak takut memeriksa presiden?”

Rakyat Amerika sangat mencintai negaranya daripada seorang presiden:

Berarti Rakyat negara nganu lebih hebat dari Amerika dong”

Kenapa?

Mencintai presiden lebih dari Umar Bin Khatab”

Apakah ada presiden Amerika yang NGUTANG mengalahkan ENAM presiden?”

Itu namanya “tragedy of common.”

Kelakuan satu orang, menyebabkan semua anak cucu menanggung derita.

Tiada maaf bagimu!!


# # To Blogger and FB Admins:

- My civic duty and rights to express my opinion!