Sawan Fibrosis: Tibak
Showing posts with label Tibak. Show all posts
Showing posts with label Tibak. Show all posts

Wednesday, September 28, 2022

Tidak Melakukan Hubungan Sex Sejak 80 Juta Tahun Lalu – Tibak 7

Apa?

Maksudnya bagaimana dengan judul “Tidak Melakukan Hubungan Sex Sejak 80 Juta Tahun Lalu?”



Bdelloid rotifer, Philodina roseola (Credit to Science 2.0)

Apa untungnya menikah dalam perspectif genetika?

Dengan menikah, setiap pasang chromosome (23 pasang) terdiri dari kombinasi yang berasal dari ayah dan ibu.

Semakin “sempurna” pasangan Chromosomes tersebut, maka semakin punya kemampuan lebih baik dalam mencegah berbagai penyakit, diantaranya kanker dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kerusakan “gen.”

Itulah penyebab kenapa mahluk yang bernama manusia bisa “eksis,” tidak punah sampai hari ini.

Sebaliknya, invertebrata renik yang bernama “Bdelloid rotifers” menghindari hubungan sex sejak 80 juta tahun lalu.

Ya, mahluk ini melakukan reproduksi secara asexual. Menghasilkan telur, kemudian tanpa “fertlisasi” dari sperma jantan, si telur menetas.

Uniknya, semua anak yang “dilahirkan” adalah betina. 100% betina.

Bagaimana caranya dia mencegah berbagai jenis penyakit dan “memperbaiki” DNA rusak karena radiasi tanpa sepasang chromosome (jantan dan betina)?

Melalui proses evolusi, setiap pasang chromosome tidak diperoleh dari “ayah dan ibu,” tetapi didapatkan ketika mengalami kekeringan panjang atau kerasnya perubahan alam dalam rentang bertahun tahun sampai ribuan tahun, bahkan jutaan tahun.

Benar, “Bdelloid rotifers” sudah tidak melakukan hubungan sex sejak 80 juta tahun lalu.

Fungsi sepasang chromosomes atau dua copy dari “gene” pada saat lingkungan hewan mengalami kekeringan adalah:

- mencegah protein agar tidak menggumpal.
- menjaga selaput sel agar tidak rusak

Inilah rahasia Bdelloid rotifers “tidak punah” berjuta juta tahun.

# Posting sebelumnya:

Saturday, September 24, 2022

Strategi Warga Indonesia Menguasai Amerika Serikat: Pakai Otak, Bukan Caci Maki dan Kebencian - Tibak 6

Menurut Pew Research center bahwa migran Indonesia dan turunannya berjumlah sekitar 129 ribu jiwa tahun 2019 lalu.



Little Indonesia di Amerika (credit to ICC)

Saat ini, angka estimasi “tidak resmi” yang pernah dimuat beberapa media di Amerika, warga Indonesia berjumlah sekitar 500 ribu jiwa.

Jika angka ini bermukim di suatu state, misalnya New Hampshire, dan turunan Indonesia tertarik di dunia politik, maka banyak sekali jabatan politik tingkat daerah dan nasional “pasti” akan digenggam.

Jabatan apa saja?

Kenapa begitu?


Ini dia jabatan jabatan yang “pasti” akan disandang:
- satu anggota DPR Amerika Serikat
- minimal 4 jabatan walikota di New Hampshire
- puluhan anggota Dewan Kota.
- puluhan pejabat ASN/PNS di Pemda New Hampshire.

Penduduk New Hampshire itu cuma 1,3 juta jiwa. Tambahan populasi 500 ribu jiwa, berarti 30% populasi isinya masyarakat Indonesia.

Selain jabatan di atas, jika 1/3 populasi diisi penduduk Indonesia, sangat besar untuk meraih jabatan gubernur dan 1 jabatan anggota senat (senator).

Mimpi ini akan diwujudkan oleh masyarakat Indonesia di Somersworth, New Hampshire. Organisasi yang bernama ICC membuat rencana 3 phase mewujudkan District Indonesia.

Saat ini New Hampshire punya 2 (dua) District dan 13 kota. Tambahan satu District Indonesia, berarti tiap District akan ada 4 sampai 5 kota.

Dari 3 phase, satu phase sudah selesai, yaitu pembangunan pusat budaya Indonesia, mini markets, pusat pelatihan bisnis dan kerja, bantuan kesehatan dan hal hal yang berkaitan dengan masyarakat, serta gedung untuk pentas budaya Indonesia.

Phase kedua, sedang berlangsung yaitu pembangunan park (taman), museum dan gerbang kota sebagai pusat atraksi untuk turis. Tentu diharapkan mendorong industri wisata seperti hotel dan industri kuliner Indonesia.

Phase ketiga, ya, pembangunan pemukiman dan pusat pusat bisnis yang pemiliknya dikhususkan untuk masyarakat Indonesia.

Bisa saja, anda yang berada di Indonesia, membeli property di “District Indonesia,” kemudian anda sewakan. Ikut memperkuat kehadiran Indonesia di Amerika, sekaligus dapat UNTUNG sewa.

Itulah strategi yang sedang dijalankan oleh masyarakat Indonesia di Amerika, bukan teriak teriak dan caci maki: kafir, laktanullah, setan besar.

Bagaimana menurut pendapat anda?

# Posting sebelumnya:

Wednesday, September 21, 2022

Kelahiran Afrika, Muslimah dan Anggota DPR Amerika Serikat – Tibak 5

Kononnya negara “kafir” Amerika anti Islam (Islamphobia). Konon lagi anti hijab. Konon yang lain pro Israel membabi buta.



Ilhan Omar sedang berpidato (credit to Asianet Newsable).

Macam macam konon dicampakkan ke “muka” Amerika Serikat. Ngeri juga jika semua konon ini benar, karena sekitar 4 sampai 7 juta muslim di Amerika terkena cap “kafir laknatullah.”

Terlepas dari kononnya, bahwa bukan karena lahir di Afrika dan pakai hijab yang membuat masyarakat Amerika Serikat terkaget kaget dengan kemunculan Ilhan Omar di pentas politik, tetapi karena pikiran pikirannya yang lain dari orang biasa.

UUD Amerika menjamin setiap warga negaranya untuk menjadi apa saja: politisi, birokrat, ilmuwan, sastrawan dan pokoknya terserah, apa saja.

Tak usahkan muslimah, bahkan tidak punya alat kelaminpun bukanlah faktor penghalang.

Kemudian, apa pikiran dan gagasan Ilhan Omar?

Mendorong umat islam untuk memiliki properti, apa saja, terutama pemilikan rumah tanpa uang muka (depo).

Semacam arisan, tiap peserta dapat giliran untuk memiliki rumah. Cicilan pemilikan rumah sama dengan uang sewa.

Jadi dengan mengeluarkan jumlah uang yang sama dengan uang sewa, umat Islam di wilayah pemilihan Ilhan Omar akan memiliki rumah tersebut setelah sekian tahun.

Terus, apa gerakan politik Ilhan Omar terhadap Israel?

Ilhan Omar turut serta dalam gerakan BDS terhadap Israel, yaitu gerakan boikot, de-investasi dan sangsi.

BDS juga populer di Eropa untuk mencegah Israel membangun perumahan dan aktifitas militer di wilayah Palestina Authority (PA). PA adalah cikal bakal Palestina merdeka.

Jadi, mana BUKTI bahwa rakyat Amerika TIDAK boleh mengkritik Israel??

# Saya yakin, bahwa di negara negara yang kononnya “rahmatul lil alameen” seperti negara Teluk: Arab Saudi, Kuwait dan Qatar memberi kesempatan yang sama kepada perempuan NON Muslim (Katolik, Budha, Hindu, Protestan) untuk berkarier di bidang apa saja. PASTI banyak!

## Saya juga yakin, PEREMPUAN Hindu Bali akan jadi Capres 2024. Kan di negara yang kononnya “rahmatul lil alameen?”

### Posting sebelumnya:

Sunday, September 11, 2022

Akankah Kepala Vladimir Putin Dipatahkan Dalam Revolusi Rusia? - Tibak 4

Revolusi di Rusia selalu dimulai jika negara kalah perang. Siapapun yang menjadi pemimpin saat itu akan “dipatahkan kepalanya, digantung atau dicincang” tanpa ampun.



Tentara Ukraina merebut kota kota penting di Utara, Selatan 
dan Timur (credit to Google)

Perang Rusia lawan Jepang tahun 1904 sampai 1905 tercatat sebagai perang moderen pertama Rusia.

Jepang berhasil menaklukkan Rusia. Kekalahan ini juga didokumentasi sebagai kekalahan pertama kekuatan besar Eropa terhadap Asia.

Akibatnya?

Rakyat Rusia menganggap Czar Agung Rusia, Nicholas II adalah pemimpin lemah. Revolusipun dimulai untuk menggeser kedudukan Tzar Agung.

Revolusi yang disebut Bolsheviks berhasil menggulingkan Czar Agung Rusia, kemudian Nicholas II beserta istri dan 5 anak anak ditembak dan “dicincang” sampai mati.

Kematian yang menggenaskan untuk seorang Czar Agung.

Bagaimana dengan perang Vladimir Putin melawan Ukraina saat ini?

Tentara Putin sudah mulai bisa diusir dari kota kota penting di Selatan dan Timur Ukraina.

Dalam 3 hari terakhir, setiap hari sekitar 1.000 (seribu) serdadu Rusia berhasil ditembak mati.

Secara moral, tentara Putin sudah kalah telak. Secara taktis militer diperlukan sekitar 3 sampai 5 bulan dari sekarang untuk “membantai” semua tentara Putin dari bumi Ukraina.

Tiada ampun untuk pembunuh anak anak dan pemerkosa perempuan Ukraina.

Bagaimana dengan nasib Vladimir Putin selanjutnya?

Ada dua keputusan penting dari dua Duma (parlemen Rusia) tingkat daerah sebagai tanda revolusi sudah dimulai.

Duma meminta Putin untuk segera mengundurkan diri dengan alasan alasan diantaranya:

- penghianat bangsa, memulai perang Ukraina tanpa izin rakyat Rusia
- berkuasa secara ilegal selama 23 tahun
- menyebabkan rakyat tegang dan terancam penjara selama berkuasa.

Kaum intelektual dan birokrat sudah mulai menampakkan ketidasenangannya terhadap tindak tanduk Vladimir Putin.

Cepat atau lambat revolusi rakyat Rusia akan meledak, jika Putin kalah di Ukraina.

Mari kita tunggu!!

# Posting penting sebelumnya:

Thursday, July 28, 2022

Betapa Hebatnya Negara Komunis – Tibak 3

Ada 11 times zones untuk menunjukkan luasnya Rusia, sedangkan Amerika hanya 6 time zone dan Indonesia 3 (WIB, WITA dan WIT).



Seorang pilot siap menembak helicopter Rusia 
(credit to Task & Purpose)

Bukan cuma itu, SDA luar biasa banyaknya. Hanya dua contoh, puluhan tahun, sejak era Uni Sovyet, negara komunis ini pen-supply utama gas untuk kebutuhan seluruh Eropa.

Minyak, hanya dibelakang Arab Saudi. Dimana China dan India diantara konsumen utama minyak “Beruang merah.”

Apakah rakyat Uni Sovyet merasakan kemakmuran?

TIDAK!”

Apa yang rakyat Rusia dapatkan?

Dibunuh, hanya karena bertanya kenapa telur menghilang di pasar Kremlin.”

Uang gas dan minyak dihamburkan untuk hal hal yang tidak jelas:

- petantang petenteng di Afrika
- pemasok senjata pemberontak komunis di manapun
- membuat bom nuklir sebanyak banyaknya
- dan korupsi tanpa batas oleh pejabat komunis.

Rakyat Uni Sovyet bergelimang kemiskinan ditengah melimpahnya kekayaan alam.

Sang Komunis punya jawaban jitu dan HEBAT atas penderitaan rakyatnya:”Ini semua karena SALAH Amerika Serikat.”

Hujahpun dilanjutkan:”Kapitalis musuh abadi kemiskinan Uni Sovyet.”

Tanpa Amerika, maka pejabat Uni Sovyet bisa BEBAS korupsi, BEBAS membunuh, Bebas memperkosa rakyatnya!”

Amerika adalah penghalang pejabat Komunis Uni Sovyet untuk berbuat sebebas bebasnya!!”

Vladimir Putin meneruskan taktik propanganda semacam ini.

Kenapa?

Karena masih laku keras!!

Di negara negara yang rakyatnya GOBLOK, manusia laknat seperti Putin menjadi berhala sakral.

Putin yang doyan mengkoleksi perempuan simpanan dan anak haram jadah menjadi idola dan puja puji.

Punya prestasi luar biasa, terkaya di dunia dari hasil MERAMPOK uang rakyat!!

Terus, bukankah itu HEBAT namanya?

HEBAT yang mana lagi yang ingin KAU kagumi?

# Posting sebelumnya:


Friday, June 10, 2022

Akankah Kapitalisme Mati? – Tibak 2

Tidak ada yang abadi di bawah matahari kata orang orang bijak. Semuanya berganti dari waktu ke waktu.

Ada yang berevolusi lebih baik, banyak yang punah ranah ditelan murka bumi.



Kapitalisme yang tenggelam (credit to Peace innovation institute)

Kapitalisme sendiri pernah sempoyongan, bahkan sekarat. Penyebabnya “great depression” panjang, 10 tahun lebih.

Pengangguran bisa ditemui di mana mana sudut Amerika, dari New York sampai Florida, dari California ke daerah koboi, Texas. Merata tanpa kecuali.

Paman Sam hampir tanpa nafas, antara hidup dan mati. Lunglai, tak bermaya.

Keynes, tepatnya John Maynard Keynes, ekonom Inggris berteriak:”Kapitalisme sakit parah. Ini obatnya!”

Depresi ekonomi karena tidak ada “demand.” Perlu “suntikan” pemerintah dengan “government spending.”

Kaedah dimana pasar menyelesaikan masalahnya dengan sendiri tanpa campur tangan penguasa dilanggar.

Dengan duit pemerintah, rakyat harus dikasi kerja, dan kemudian digaji.

Gaji untuk pekerjaan apa?

Mengangkat batu. Memindahkan batu dari tepian sungai ke tepian sebelahnya.

Pekerjaan yang tak berguna.

Untuk apa?

Agar rakyat punya penghasilan, dan daya untuk membeli.

Membeli apa saja. Sehingga sisi “supply” terangkat. Pabrik merangkak beroperasi, dan Kapitalisme sadar dari pingsan.

Apakah selesai?

Dan Kapitalisme akan abadi?

Tidak, kata Paul Krugman, pemenang hadiah Nobel Ekonomi tahun 2008. Benar, kapitalisme masih yang terbaik sampai detik ini. Dunia dibanjiri produk Kapitalisme.

Resesi adalah virus Kapitalisme. Muncul seperti pandemi. Tidak ada vaksin yang mumpuni. Menggerogoti tubuh Kapitalisme tak berperi.

Tahun 2035, satu dekade dari sekarang, Kapitalisme masih berkibar. Kata Paul Krupman di salah satu “op-ed,” The New York Times.

Setelah itu?

Tidak ada yang tahu. Wallahualam!

# Posting sebelumnya:

Sunday, May 29, 2022

Menjadi Anggota NATO Menurut Goenawan Mohamad – Tibak 1

Tertanggal 29 Maret 2022, Goenawan Mohamad memposting tulisan dengan judul UKRAINA.

Seolah olah mengajak negara bekas Uni Soviet menjadi anggota NATO adalah tugas MULIA Amerika Serikat dan para sekutu.



Fig 01- Massacre in Korea, painted by Picasso

Dan pula, seakan akan menjadi anggota NATO itu pekerjaan MUDAH seperti cukup dengan meludah.

Ukraina, lepas dari Uni Soviet dan menjadi negara merdeka tertanggal 24 Agustus 1991. Sejak itu negara yang pernah dianeksasi Jerman tersebut gigih luar biasa untuk menjadi anggota NATO sekaligus MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa).

Malang tak dapat ditolak, Ukraina dinyatakan tidak layak menjadi anggota NATO tahun 2004. Jauh sebelum invasi Rusia saat ini.

Begitu juga permohonan menjadi anggota MEE dimentahkan beberapa minggu lalu, setelah 30 tahun berjuang sia sia.



Fig 02- Perang Boyne, dilukis oleh Benjamin West

Membuktikan menjadi anggota NATO dan MEE bukanlah tugas suci kaum kapitalis.

Meludah ke kiri menjadi anggota NATO, meludah ke kanan menjadi anggota MEE, seperti yang secara kejam dituduh oleh Vladimir Putin.

Ketakukan Putin terhadap Ukraina menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara sangat mengada ngada dan serampangan menyalahkan Paman Sam serta Eropa.



Fig 03- Kemenangan Napoleon, Pelukis Ernest Meissonier

Sebaliknya, trauma pelecehan, penindasan dan “abuse of power” era Uni Soviet yang rohnya ada di sosok Vladimir Putin, lebih “real” seperti “nightmare.”

Betapa tidak, tanpa alasan apapun, tank tank Rusia mengangkangi semenanjung Crimea, bagian Ukraina yang strategis tahun 2014.

Di Crimea, jejak jejak biadab Vladimir Putin direpsentasikan dengan kehancuran 1.474 mesjid:

Tak puas, rakyat di dua wilayah yang disebut “Donetsk Region dan Luhansk region” dipersenjatai oleh Putin untuk memberontak terhadap pemerintah yang berpusat di Kyiv.

Kemudian lagi, Putin terlalu anggap enteng dengan presiden yang berprofesi sebagai pelawak Zelenskyy.



Fig 04- Wajah perang, dilukis Salvador Dali

Si pelawak itu ternyata bisa melepaskan diri dari berbagai ketergantungan dengan negara beruang merah:

Alasanpun diciptakan Putin: sim salabim. Maka bom bom meledak di seluruh penjuru angin Ukraina.

Kita semua seolah olah mahfum dengan alasan Putin: karena Ukraina ditarik jadi anggota NATO, karena Amerika ingkar janji untuk tidak memperluas keanggotaan NATO, karena Rusia merasa dilecehkan, dan karena karena yang lain yang semuanya palsu penuh keji.

Goenawan Mohamad tidak sendirian menelan mentah mentah propaganda Vladimir Putin.

# Posting sebelumnya: