Saturday, May 23, 2020

Kue Hari Raya Buatan Anak Kami

Kue “cake” siap disantap

Sebagai “research associate,” dalam satu bulan, selama dua minggu anak kami berada di hutan.

Artinya?

Satu minggu berada di hutan, kemudian, formalitasnya satu minggu berada di “stasiun penelitian.” Begitu seterusnya. Sudah satu tahun dia melakukan rutinitas ini.

Bisa saja dia dan timnya ke laboratorium universitas atau berdiskusi dengan:
- sponsor penelitiannya seperti CDC (Center for Diseases Control and Prevention), Amerika Serikat
- tamu dari WHO (World Health Organization).

Sebenarnya, proyek research cakupannya besar, yaitu: Tranmisi Penyakit dari Hewan ke manusia. Tim research sangat banyak. Tapi anak kami dan tim kecilnya hanya fokus ke “prairie dogs.” 


Cookies, disantap sambil nonton TV
Jika TIDAK sedang penelitian atau saat santai, ngapaian aja anak kami? Ini dialog dia dengan emaknya:


Emak: “Biasanya ngapain kalau sedang santai di stasiun penelitian?”
Anak: Ya, ngobrol ngobrol dengan masyarakat sekitar hutan.

Emak: Oh, masih ada yang tinggal di sekitar hutan?
Anak: Kebanyakannya suku Indian. Ada kulit putih juga.

Emak: Ngapain suku Indian itu?
Anak: Kadang minta disuntik !?!

Emak: Terus, …. disuntik?
Anak: Mau disuntik bagaimana?….. Wong….., dia nggak sakit !!

Emak: Hehehe… Terus, ngapain lagi?
Anak: Ngumpilin telur “bald eagle”….

Emak: Itukan burung elang lambang Amerika…. Untuk apa?
Anak: Ya, sudah langka. Burungnya ditembak, telurnya dicuri. Kita kumpulkan telurnya, kemudian ditetaskan pakai inkubator.

Emak: oh… Terus, apa lagi aktifitasnya?
Anak: Masak….. buat kue !
Emak: coba deh buktikan…… kebetulan hari raya. Monggo dibuat kue raya!

## Untuk rekan muslim:
- Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon Maaf Lahir dan Bathin

InboxDollars

Posting terkait:

Wednesday, May 20, 2020

Gratis Bingkisan McDonald Meals Untuk Para Tetangga

McDonald meals dengan McCafe

Radius 500 meter (0.5 km) dari rumah kami, banyak banget restoran, fast foods atau bisnis kuliner, ada yang lokal dan ada pula yang internasional.

Maksud yang lokal adalah hanya ada di Amerika, sedangkan yang internasional bisa ditemui di banyak negara.

Diantara yang sudah anda kenal misalnya:
- McDonald
- KFC
- Pizza Hut
- Dunkin Donuts
- Burger King

McDonald menawarkan bingkisan “meals” gratis untuk para tetangganya yang berjarak 500 meter selama 30 hari.

McDonald meals dengan soft drink

Artinya?

Kami bisa ambil satu bingkisan McDonald “meals” gratis setiap hari selama bulan Ramadhan.

Apa saja isi bingkisan itu?

Isi bingkisan “meals” dari McDonald itu bisa dipilih, biasanya kami milih:
- burger ikan
- chicken nuggets
- fries (potatoes)
- salads
- soft drinks (coca cola, root beer, sprite), Teh atau coffee.

Saya dan istri ngambil yang gratis dari McDonald, baru dua kali, karena “tidak begitu cocok” dengan perut kami yang Indonesia.

Anak kami, dia baru pulang ke rumah, karena Pandemi Covid-19, maka hutan lokasi penelitiannya akhirnya ditutup sementara waktu.

Tentang pekerjaan anak bisa dibaca di: Intermezo – Dari Tutor Menjadi Research Associate.

Kata emaknya:”berhubung orang hutan, nggak pernah makan McDonald, semenjak pulang seminggu ini, tiap hari ngambil bingkisan gratis dari McDonald.”

Terus, kenapa McDonald berbaik hati?

Harus begitu dong, coba kalau saya dan para tetangga tidak rajin motong rumput halaman rumah, kan kawasan bisnis McDonald jadi jelek. Kumuh. Siapa yang mau datang membeli??

Bagaimana dengan Franchise yang lain? Ngasi diskon antara 10% sampai 20% selama pandemi Covid-19. 

Saturday, May 9, 2020

Tentang Blog – Perhatian dan Penghargaan Internasional

Medical on Miami, membaca blog saya secara reguler.

Tidak pernah saya sangka, blog saya: Tanza Erlambang Update mendapat “perhatian” dari beberapa pihak.

Tak sekedar pujian, sebuah organisasi di Austria mencalonkan blog saya untuk mendapatkan “award” sebagai blog yang mendorong orang untuk mencintai ilmu pengetahuan.

Teman blogger Amerika merekomendasi blog saya untuk mendapat “penghargaan” sebagai blog edukasi.

Ini yang membuat saya tersentak:
Hi,
I read your blogs on a regular basis. Your humoristic style is witty, keep it up!
Thank You for Providing Such a Unique and valuable information.
I enjoyed this blog post.

Medical on Miami

Kenapa saya tersentak dan kaget?

Kaget pertama adalah “Medical on Miami” adalah rumah sakit besar. Karena besarnya, punya PESAWAT untuk mengangkut pasien di lokasi yang jauh.

Kaget kedua, ternyata saya BISA menulis dengan gaya humor dalam bahasa Inggris.

Soalnya, kalau istri saya “terbahak bahak” membaca tulisan berbahasa Inggris, hanya saya anggap “meledek” saja.

Tidak begitu saya pedulikan!

Friday, May 1, 2020

Pada Sebuah Wabah Penyakit – Cerpen 3 – bagian 1

Virus, ilustrasi (credit to Waag)

Kamu” pikir kamu akan “menyerang” aku? Ada sesuatu kejadian akan menimpamu, karena aku sudah ambil ancang ancang atas kelakuanmu.

Karena itulah ada sebuah kartu di dalam dompetku yang menyebutkan aku berdarah AB negatif, serta menyatakan aku alergy terhadap penicillin, aspirin, dan phenylalanine.

Pernyataan lain di kartu adalah aku seorong ilmuwan yang punya komitmen terhadap agama. Semua info ini diharapkan menghambat keinginanmu bila saatnya tiba, sangat pasti akan segera datang.

Meskipun jika akan menyebabkan perbedaan antara hidup dan mati, aku tidak akan membiarkan siapun memasukkan jarum transfusi ke lenganku. Tidakkan pernah darah bantuan masuk kedalam tubuhku.

Tubuhku sudah punya antibody. Jadi menjauhlah dariku. Aku takkan menjadi korbanmu. Aku takkan membiarkan diriku jadi inang perantara.

Aku tahu kelemahanmu. Engkau rapuh, seperti iblis yang tidak kelihatan. Engkau tidak bisa hidup di udara, panas, dingin, asam atau di lingkungan basa. Dari darah ke darah, itulah rutemu.

Apa kelebihanmu dari yang lain? Kamu pikir kamu telah berevolusi dengan cara sempurna?

Apa panggilan Leslie Adgeson terhadapmu? Master yang sempurna? Virus teladan?

Aku ingat, dulu, ketika HIV, virus AIDS membuat semua orang takjub dengan struktur mematikan. Tapi jika dibandingkan dengan kamu, HIV hanyalah tukang jagal yang kasar.

Seorang maniak dengan gergaji mesin, kesalahan besarmu adalah membunuh “inang perantara” dan transmisimu sangat tergantung pada kebiasaan manusia yang jika sedikit berusaha, akan mampu mengontrolmu.

HIV punya trik tinggi, jika dibandingkan denganmu, hanyalah amatiran.

Rhinovirus dan virus flu juga pintar. Mereka berbiak dan bermutasi dengan cepat. Mereka menyebabkan bersin, ingusan, mendesah pada korbannya, sehingga korbannya menderita dari segala arah.

Virus flu lebih pintar dari AIDS, karena mereka umumnya tidak membunuh si korban, hanya menyebabkan penderitaan, kemudian menginfeksi ke tetangga si korban.

Oh, Les Adgeson selalu menuduhku “memanusiakan” penelitian kami. Bila dia datang ke laboratorium, dan mengetahui aku sedang meningkatkan dosis obat obatan, maka dia akan bereaksi seperti biasanya.

Aku bisa menggambarkan reaksinya yaitu alis matanya bergerak ke atas, kemudian berkomentar dengan dialek Winchester.

Forry, si virus tidak bisa mendengarmu. Dia bukan mahluk hidup, bahkan tidak bergerak. Virus hanya kumpulan “genes” di dalam cangkang protein.”

Ya, Les, jawabku. Tapi genes yang mementingkan dirinya sendiri! Diberikan setengah saja kesempatan, maka mereka akan menginfeksi semua sel tubuh manusia, memaksa sel tubuh untuk memproduksi tentara virus baru kemudian meledak dan menyerang yang lain.”

Mereka mungkin tidak berpikir. Semua tingkah lakunya berevolusi berdasarkan random. Bukan karena perencanaan kan? Apakah mahluk kecil menjijikkan ini diarahkan oleh seseorang untuk membuat kita susah? Menyebabkan kita mati?”

Oh, Fory.” Les Adgeson akan tersenyum pada kecerdikanku. “Kamu takkan meminati bidang ini jika kamu tidak menemui keindahannya.”

Les, si tua yang baik. Dia tidak pernah bisa mengerti bahwa aku tertarik dengan virus karena alasan lain.

Aku tertarik dengan virus karena kulihat adalah mahluk sederhana yang tak pernah puas dan punya ambisi bahkan melebihi ambisi manuasi manapun.

Adalah fakta, virus tak punya otak, inilah yang membuatku tak ragu bahwa manusia lebih cerdas.

Kami bertemu ketika Les Adgeson berkunjung ke Austin saat liburan Sabbatical beberapa tahun lalu.

Dia kemudian mengundangku berkunjung ke Oxford, disanalah aku secara rutin berargumen tentang penyakit, semakin seru ketika hujan menetes di luar sana.

Les Adgeson dengan gaya pertemanan yang unik dan seni filsafatnya – hampir setiap waktu ngoceh tentang indah dan anggunnya mahluk yang bernama virus.

Aku tahu, dia agak “gila” dibandingkan dengan peneliti lainnya. Memiliki obsesi untuk mencari dan memecahkan teka teki virus yang arah arahnya sedikit untuk mendapatkan “reward” berupa: “dana penelitian,” memperlebar ruang labor, peralatan canggih dan prestise…. Dan mungkin pelan pelan memenangkan hadiah Nobel dari Swedia.

# Bersambung.
Diterjemahkan dan dimodifikasi dari judul asli: The Giving Plague oleh David Brin
Cerpen ini adalah pemenang kedua "Hugo Award."

Tuesday, April 28, 2020

Apakah Anda Termasuk Golongan Orang Sabar dan Teliti?

Mobil diantara kerumunan

Kesabaran memberi peluang waktu untuk berpikir strategis dan mengevaluasi situasi secara komplit.

Teliti berarti anda mengamati sesuatu (lingkungan dan masalah) dengan cermat dan seksama.

Sabar dan teliti menyebabkan anda bisa menerima perbedaan, sehingga punya sifat empati pada orang lain.

Ujung ujungnya, tanpa anda sadari, anda punya sifat toleransi terhadap keberagaman. Disitulah letak keunggulan anda yang tidak dimiliki orang lain.

Salah satu TEST untuk mengetahui anda punya sifat sabar dan teliti adalah menyelesaikan masalah sederhana, diantaranya dalam sebuah permainan tebak tebakan sederhana.

Coba, temukan mobil pada gambar yang disajikan. Apakah posisinya di kiri, kanan, atas, bawah atau dimana?

# Jawaban akan diberikan pada posting berikutnya. Selamat menebak!

Sunday, April 19, 2020

Pandemik Covid 19 – Setali Tiga Burung Beo

3 ekor burung beo

Sebenarnya saya sudah tulis dan komen di status FB, tentang “konspirasi teori” asal muasal Covid-19, diantaranya:
- berasal dari pasar hewan liar
- berasal dari bocornya pusat penelitian virus di Wuhan.

Konspirasi teori yang beredar dari presiden dan konco negara “nganu” adalah:
- Covid-19 TIDAK berbahaya

Sekali lagi, kita bahas konspirasi teori ini dengan sumber tambahan:
- Live Science
- Laporan dari University of Cambridge, Inggris
- Laporan dari staf presiden Perancis, Emmanuel Macron
- Media mainstrean America: CNN, MSNBC
- Anak saya yang salah satu sponsor risetnya adalah Center for Diseases Control (CDC), Amerika Serikat.
----------------------------------------------

Xi Jinping yang mengatakan Covid-19 “berasal dari pasar hewan liar.” Kenapa dia mengatakan begitu?
- menghindari tanggung jawab dari “amukan” anak muda China. Seolah olah Covid-19 itu adalah kesalahan rakyat China sendiri yang suka mengkonsumsi hewan liar.

- Menghindari tanggung jawab dari tuntutan dunia, kapan sebenarnya Covid-19 itu bermula? Seolah olah mulainya bulan Desember 2019 atau Januari 2020, padahal TIDAK.

Kenyataannya?
- TIDAK ada satupun pasien awal Covid-19 pernah ke pasar hewan liar, Wuhan.

- Wabah Covid-19 paling tidak terjadi bulan September 2019. Bahkan jauh sebelum itu. Jika cepat diketahui, sekarang sudah ada Vaksin dan obat.


Implikasinya?
- Jika anda TURUT menyebarkan bahwa Covid-19 berasal dari pasar hewan liar, maka anda adalah burung BEO peliharaan Xi Jinping!!
------------------------------------------

Terus, bagaimana dengan dua burung beo lainnya?

Karangan Donald Trump dan kawan kawannya adalah Covid-19 “berasal dari bocornya pusat penelitian virus di Wuhan.”

Tujuannya, ya, menghindari tanggung jawab dengan cara mengkambing hitamkan China.

Apakah anda mau jadi burung beo peliharaan Donald Trump? Sebarkanlah konspirasi teori bocornya sebuah lembaga riset virus di China.
---------------------------------------

Nah, beo terakhir adalah yang berkicau “Covid-19 TIDAK berbahaya.” Kicauan tambahan “Covid-19 akan mati di daerah tropis,” menjadikan anda sekaligus sebagai buzzer bayaran.

Selamat membeo !!

Tuesday, April 14, 2020

Apakah Tidak Ada Anak Usia 9 tahun ke bawah MATI Karena Covid-19?

Anak anak di Denmark

* Tanya: Kata siapa anak anak TIDAK ada yang mati karena Covid-19?
Jawab: Kata CDC China, data sampai 19 Maret, 2020 (silahkan baca post saya : Older, Men and Preexisting conditions are Vulnerable to Covid-19 – Virus 3

** Tanya: Bagaimana dengan data terbaru?
Jawab: Sampai saya mengetik ini, 14 April 2020, Kata CDC China ada 10 anak anak yang terinfeksi. Tapi TIDAK ada yang mati

*** Tanya: Bagaimana dengan di negara negara Skandinavia?
Jawab: Di Denmark, Islandia, Finlandia TIDAK ada anak anak dibawah 9 tahun yang MATI.

*** Tanya: Bagaimana dengan negara lain, apakah anak anak TIDAK ada yang mati?
Jawab: Kata CDC Amerika Serikat, dari data 12 Februari sampai 2 April 2020, ada 3 (tiga) yang mati.

**** Tanya: Kenapa ada anak anak akhirnya ditemui ada yang mati?
- Jawab: kemungkinan pre-existing conditions (baca kembali post dan argumen saya).

- Bahkan ada komen saya, berdasarkan data sebelumnya bahwa Pria lebih banyak MATI dari perempuan, tapi beberapa hari sempat perempuan lebih banyak MATI. Itu terjadi di Italy

# Di Indonesia, sudah ADA anak anak mati karena Covid-19.
- Kenapa? silahkan baca argumen saya di setiap posting yang berkaitan dengan virus!

### Kesimpulan:
- Covid-19 seperti yang ditulis di banyak media, sudah mengalami “mutasi.” Bisa saja “membolak balikkan” anggapan, data dan fakta sebelumnya.

- Saya baca posting medsos dari seorang dokter Indonesia: “ Covid-19 is a great imitator.” Yang kita percayai sekarang, besok BISA berubah, dan bahkan BATAL.

- Yang perlu kita debatkan, bukannya ada atau tidak ada anak anak yang mati; apakah pria lebih banyak mati atau perempuan; apakah yang muda akan lebih banyak mati?

TAPI, perdebatan sebaiknya: BAGAIMANA menekan kematian dan MENCEGAH infeksi massal !!