Sawan Fibrosis: Penyakit Diabetes
Showing posts with label Penyakit Diabetes. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Diabetes. Show all posts

Wednesday, September 8, 2021

Apa Artinya Resistansi Terhadap Insulins? - Diabetes 15

 

Smart Snack, hanya ilustrasi.

Resistansi Terhadap Insulin artinya insulin “ditolak” oleh sel (organ), sehingga glukosa dalam darah tidak bisa masuk ke dalam sel (organ) tersebut, dan akibatnya tidak bisa dipakai sebagai sumber energi.

Apakah faktor faktor penyebab sehingga terjadi resistansi terhadap insulin?

Ini beberapa diantaranya:

- berat badan
- lemak di perut.
- merokok
- kurang tidur
- kurang olahraga

Insulin resistensi adalah awal dari turunnya kesanggupan sel untuk menyerap glukosa. Kondisi ini akan menyebabkan tingginya gula dalam darah.

Dalam jangka panjang, kadar gula tinggi bisa berkembang menjadi “pra diabetes” dan kemudian menjadi diabetes (penyakit diabetes type 2).


Bunga mekar di taman kota.

Tentu, seorang dokter bisa mengetahui apakah anda punya gejala insulin resistansi atau tida.

Nama nama test untuk mengetahui hal itu diantaranya:

- test of Fasting Plasma Glucose (FPG).
- A1C test untuk mengetahui kondisi pra-diabetes.

Apa tanda tanda seseorang sedang mengalami gejala resistensi insulin?

Ini diantara tandanya:

- selalu merasa lapar
- haus
- bintik pada kulit
- selalu terkencinhg
- merasa lelah
- merasa geli di tangan dan kaki.

Pencegahan agar tidak terjadi insulin resistensi bisa dilakukan dengan cara:

- mengurangi berat badan dan lemak perut
- gaya hidup sehat, diantaranya tidak merokok dan hidup sehat
- mengkonsumsi makanan sehat (buah buahan, sayur, biji bijian, ikan, dan kacang)
- olahraga teratur.

# Posting lalu:

Saturday, June 12, 2021

Bagaimana Insulin Bekerja di Dalam Tubuh? - Diabetes 14

Fig 01- Coconut milk, hanya ilustrasi

Kita mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tiap hari. Di dalam lambung, enzyme memecah karbohydrat menjadi glukosa.

Darah kemudian membawa glukosa ke dalam organ organ untuk dijadikan sebagai sumber energi atau disimpan untuk dipakai kemudian hari.

Organ organ itu termasuk:

- otot
- liver
- adipose tissues (lemak)
- otak
- other tissue cells

Agar karbohidrat bisa masuk ke dalam organ organ tersebut, maka dibutuhkan insulin yang berfungsi sebagai “kunci” untuk membukan “pintu” sel organ tubuh.

Dengan demikian, semua orang, baik pasien diabetes maupun orang normal membutuhkan insulin.


Fig 02- Teh es, self service


Fig 03- Bunga rose jenis bush

Hal ini karena tanpa ada insulin, maka glukosa tidak bisa dipakai (dipecah) sebagai energi dan disimpan di dalam organ tubuh.

Jika glukosa tidak bisa dipakai, maka glukosa tetap berada di dalam darah, sehingga kadar gula di dalam darah tinggi.

Kita tahu bahwa dengan tingginya gula darah dalam jangka panjang bisa menyebabkan terjadinya “malfungsi” organ tubuh.

Hal ini akan dialami oleh pasien diabetes yang tidak bisa mengendalikan gula darah dengan semestinya.

Semoga kita bisa memahami kenapa tubuh kita membutuhkan insulin, dan tahu sedikit tentang cara kerja insulin di dalam tubuh.

# Bacaan dalam bahasa Inggris:

How Lipotoxicity Relate to Diabetes? - Diabetes 6 | Tanza Erlambang Update

WHAT IS HYPOXIA AND HOW ITS RELATES TO DIABETES? - DIABETES 7 | TANZA ERLAMBANG UPDATE

CAN ABNORMAL BLOOD SUGAR LEAD TO SEIZURE? - DIABETES 8 | TANZA ERLAMBANG UPDATE

CAN DIABETIC KETONE-ACIDOSIS LEAD TO DEATH? - DIABETES 9 | TANZA ERLAMBANG UPDATE

IS THERE RELATIONSHIP BETWEEN COFFEE AND TYPE 2 DIABETES? - DIABETES 10 | TANZA ERLAMBANG UPDATE

- How does Insulin Work in our Body? - Diabetes 14 | Tanza Erlambang Update

Saturday, May 29, 2021

Apakah Paria Mengandung Bahan Anti Diabetes? - Diabetes 13

Fig 01- Paria mentah, siap dimasak

Diantara menu paria (Momordica sp) atau pare yang saya suka adalah “urap.” Banyak sekali jenis urap, paling suka kombinasi:

- kelapa parut
- ikan teri
- garam
- plus bumbu bumbu lain

Di Amerika, pare dijual di “Asian Shop” (toko Asia). Kami membelinya sekali sekali, jika rindu dengan menu tanah air.

Anda pasti tahu bahwa pare rasanya pahit, mungkin paling pahit diantara sayuran yang ada.

Namun demikian, ada orang mengkonsumsi paria, bahasa Inggrisnya disebut “bitter melon” dalam bentuk juice atau teh (sperti teh hijau).

Karena pahit, ada sebagian masyarakat di negara negara Asia memakai pare sebagai obat, diantaranya untuk mengontrol gula darah diabetes type 2.


Fig 02- Bonsai, hanya ilustrasi

Banyak yang mempercayai paria mengandung senyawa yang bisa membawa glukosa ke dalam sel, untuk “dibakar” atau dipakai sebagai energi.

Sel juga memproses glukosa untuk disimpan di dalam organ seperti otot dan liver atau mengubah glukosa menjadi “lemak.”


Fig 03- Jeruk squash di belakang rumah

Apakah pare mengandung zat anti-diabetes? Ya. Ini senyawa anti-diabetes itu:


1) Charantin
Senyawa ini adalah “hypoglycaemic” yang bertanggung jawab terhadap penurunan gula darah.

2) Vicine

Senyawa “glycosidic,” diketahui untuk mereduksi plasma glukosa pada pasien diabetes.


3) Polypeptide-p.
Ini adalah senyawa yang mirip insulin untuk mengontrol kadar gula darah.

Saat ini, beberapa perusahaan farmasi atau perusahaan produk herbal atau perusahaan makanan telah mengekstrak paria, kemudian dijual dalam bentuk kapsul sebagai suplemen untuk meningkatkan kesehatan dalam metabolisme glukosa.

Di pasar, satu botol isinya 60 sampai 120 kapsul. Harganya sekitar Rp40 ribu sampai Rp150, tergantung kualitas dan negara asal.

Disarankan untuk mengkonsumsi kapsul suplemen, jika gula darah pasien pada level yang sudah normal.

Apakah anda suka paria dan tahu akan manfaatnya?


# Tulisan dalam bahasa Inggris:

- Does Bitter Melon Contain Anti-Diabetic Substances? - Diabetes 13

- Is there Relationship between Coffee and Type 2 Diabetes? - Diabetes 10 | Tanza Erlambang Update

- Could Green Tea Improve Insulin Sensitivity? - Diabetes 11 | Tanza Erlambang Update

Thursday, April 22, 2021

Bisakah Gula Darah Normal Tanpa Pengobatan? - Diabetes 12

Fig 01- Jeruk masih hijau di belakang rumah

Diantara anda mungkin bertanya tanya: apakah diabetes bisa disembuhkan?

TIDAK!

Tetapi pasien diabetes bisa mengelola dan menjaga kadar gula darah tubuh agar dalam kondisi normal.

Gula darah normal atau mendekati normal bisa dicapai tanpa melalui obat obatan, diantara caranya adalah:

- mengkonsumsi makanan rendah kalori dan sehat.
- menurunkan berat badan

Dilaporkan bahwa mengkonsumsi makanan rendah kalori, kurang dari 850 kalori per hari akan berdampak pada level gula darah.

Hanya sebagai gambaran bahwa sepiring nasi putih mengandung 130 kalori, berarti anda bisa mengkonsumsi nasi sebanyak tiga piring per hari.

Masih bisa juga mengkonsumsi makanan yang mengandung “karbohidrat” lainnya seperti kue kue.


Fig 02- Diantara kue yang mengandung karbohidrat tinggi


Fig 03- Coklat Kit Kat mengandung 220 kalori

Level gula darah akan normal pada periode tertentu. Jika mengkonsumsi makanan berkalori rendah dipertahankan sampai 5 bulan, maka normalitas gula darah akan berlangsung selama 1 tahun.

Disamping menyebabkan gula darah normal, makanan berkalori rendah juga bisa mengendalikan tekanan darah tinggi.

Menurunkan berat badan juga sangat penting. Turun berat badan beberapa kilogram bisa mengendalikan tingkat gula darah, dan bahkan membebaskan diri dari sakit diabetes dalam beberapa kasus.

Bebas diabetes bisa terjadi jika sakit diabetesnya masih dalam tahapan dini, kemudian jika juga segera mengurangi berat badan.

Turunnya berat badan sekitar 14 kg untuk pasien diabetes 2, punya arti positif dalam konteks:

- sel sel (dalam pancreas) untuk mengontrol gula darah akan berperan positif
- rendahnya lemak dalam liver dan pancreas akan mendorong sel sel beta memproduksi insulin untuk mengontrol gula darah

Dipercayai bahwa mengontrol gula darah dengan cara mengkonsumsi makanan rendah kalori dan menurunkan berat badan lebih baik dari pada menggunakan obat obatan dan injeksi insulin, terutama untuk pasien tahap dini diabetes type 2

Tuesday, April 13, 2021

Dapatkah Teh Hijau Meningkatkan Kinerja Insulin? - Diabetes 11

Fig 01- Cangkir teh, hanya sekedar ilustrasi

Kita telah berdiskusi tentang manfaat minum kopi untuk mengurangi resiko sakit diabetes:

- Is there Relationship between Coffee and Type 2 Diabetes? - Diabetes 10 | Tanza Erlambang Update

- Sawan Fibrosis: Apakah Ada Hubungan Antara Kopi dan Diabetes? - Diabetes 10 (sawanfibrios.net)

Istilah “insulin sensitivity” didefinisikan sebagai respon sel untuk meningkatkan kinerja insulin, kemudian menekan resistansi tubuh terhadap insulin.

Hali ini sangat penting untuk pasien diabetes, karena kurangnya resistansi tubuh terhadap insulin berarti lebih banyak gula terbakar, kemudian level gula darah berkurang.

Pertanyaannya kemudian: bagaimana meningkatkan kinerja insulin secara alami? Salah satunya, minum the hijau, karena mengandung:

- EGCG, antioxidant “Epi Gallo Catechin Gallate.”

- Polyphenols

EGCG dan Polyphenols berperan mengurangi penyerapan dan pencernaan gula, sehingga mengurangi resistansi tubuh, dan meningkatkan kinerja insulin.


Fig 02- Tumbuhan hijau, hanya ilustrasi.

Selanjutnya, manfaat minum the setiap hari untuk pasien diabetes:

- managemen level gula darah

- managemen level hemoglobin A1C


Fig 03- Barang pecah belah, hanya ilustrasi.

Bersama kopi, teh hijau diketahui sangat baik untuk peningkatan kesehatan secara keseluruhan.

Flavonoids menyebabkan kita menjadi sehat. Diinformasikan untuk mengkonsumsi 400 mg Flavonoids per hari.

Satu cangkir teh hijau mengandung 150 mg Flavonoids, sehingga, sangat baik untuk minum dua sampai tiga cangkir teh hijau setiap hari.

Dengan minum the hijau beberapa cangkir dan mengkonsumsi diet berimbang, akan menyebabkan rendahnya tekanan darah serta akan menurunkan berat badan yang sangat baik untuk pasien diabetes.

Adalah fakta, orang Jepang minum beberapa cangkir teah hijau setiap hari, sehingga resiko mereka rendah untuk berpenyakit diabetes type 2.

Kenapa kita memulai minum teh hijau secara teratur?


# Tulisan dalam bahasa Inggris:

- Could Green Tea Improve Insulin Sensitivity? - Diabetes 11 | Tanza Erlambang Update

- How Lipotoxicity Relate to Diabetes? - Diabetes 6 | Tanza Erlambang Update

- What is Hypoxia and How Its Relates to Diabetes? - Diabetes 7 | Tanza Erlambang Update


Monday, March 29, 2021

Apakah Ada Hubungan Antara Kopi dan Diabetes? - Diabetes 10

Kata “coffee,” hanya ilustrasi

Pada postingan dalam bahasa Inggris, saya membahas manfaat minum kopi untuk menghindari penyakit jantung (Could Drink Coffee Regularly Avoid You from Heart Diseases?).

Kemudian, apakah ada hubungan antara kopi dan penyakit diabetes (diabetes type 2)? Ya, karena selain caffein, kopi mengandung senyawa yang bisa menurunkan resiko penyakit diabetes.

Senyawa tersebut diantaranya:

- Magnesium, mineral yang berfungsi menurunkan resiko diabetes.

- Cromium, mineral untuk menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan efektifitas insulin

- Polyphenols, antioksidant untuk mencegah diabetes type 2

Pada Tabel di bawah, kita dapat lihat hubungan antara kopi dan diabetes, semakin banyak minum kopi, maka resiko menderita sakit diabetes semakin berkurang.


Minum kopi dan peluang risiko mengidap sakit diabetes
(credit to Ding, 2014).

Namun ada keterbatasannya, minum lebih dari 6 cangkir kopi punya efek negatif terhadap kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Untuk penderita diabetes, minum dua cangkir kopi sehari akan menyebabkan stabilitas gula darah dan meningkatkan efektifitas insulin.

Dengan demikian dapat kita katakan bahwa penderita diabetes mendapatkan manfaat dengan minum kopi, sedangkan orang normal yang TIDAK minum kopi sama sekali akan berisiko tinggi untuk menderita diabetes.

Baik caffeine dan decaffeinate sama sama memiliki efek positif dalam menurunkan risiko diabetes type 2.

Tetapi, menurut para ilmuwan bahwa TIDAK ada hubungan yang jelas antara minum kopi dan risiko rendah diabetes untuk kelompok ini:

- obesity (gendut)

- perbedaan gender.

Diperlukan riset lanjutan untuk menarik kesimpulan detail.


# Penyakit diabetes ditulis dalam bahasa Inggris:

- What is Type 2 Diabetes? - Diabetes 1.

- What is the Relationship between Eggs and Diabetes? - Diabetes 2.

- Why Pancreas of Type 2 Diabetic Persons Produce Less Insulin? - Diabetes 3.

Could Medicines Affect on Pancreas to Produce Insulin? - Diabetes 4

- Effect of Metabolic on Beta Cells in the Pancreas - Diabetes 5.

Is there Relationship between Coffee and Type 2 Diabetes? - Diabetes 10


Friday, February 26, 2021

Apakah Keton Acidosis Bisa Menyebabkan Kematian Penderita Diabetes? - Diabetes 9

Fig 01- Bunga Magnolia, hanya illustrasi

Ketone-acidosis adalah kondisi ketika tubuh mengakumulasi Ketone dan gula darah pada level yang berbahaya. Hal ini menyebabkan darah menjadi “acid,” dan bisa mematikan.

Kenapa bisa terjadi Ketone-acidosis? Terjadi karena tubuh kurang atau tidak cukup untuk memecah gula menjadi energi.

Untuk memahami kenapa gula darah tidak bisa dipecah, silahkan baca:

- Apa yang Dimaksud dengan Diabetes type 2? - Sakit Diabetes 1.


Kemudian, tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Pembakaran lemak menghasilkan Keton (asam), sehingga disebut Ketone-acidosis.

Pasien diabetes Type 1 sangat rentan terhadap Ketone-acidosis. Jika tidak dirawat dalam periode tertentu (jangka panjang) bisa mengancam hidup, bahkan bisa menyebabkan “koma” atau bahkan kematian.

Hal ini terjadi karena “acid” yang berlebih lebihan dalam darah (karena kosentrasi Ketone yang terlalu tinggi) bisa menyebabkan sistem tubuh berhenti bekerja.


Fig 02- Sebuah gereja tua, hanya ilustrasi

Diantara tanda tanda terjadinya “diabetic Ketone acidosis” adalah sebagai berikut:

- Hyperglycemia (tingginya gula darah)

- Selalu buang air kecil yang mengandung tingginya level Ketone.

- Merasa lelah (merasa lemah badan)

- Haus

- Kulit dan bibir kering

- Muntah muntah


Fig 03- Pohon diseimuti embun di musim dingin (winter)

Ringkasan yang bisa dibuat agar bisa menghindari Ketone-acidosis untuk penderita pasien diabetes type 1, ditulis oleh Mayo Clinic ( 2019):

- rawat diabetes melalui medikasi rutin, diet berkualitas dan olahraga yang memadai

- monitor gula darah secara harian dan usahakan tetap di kisaran normal.

- Monitor kadar Ketone di air kencing memakai Ketone test kit.

- sudah barang tentu pasien diabetes type 1 perlu bantuan emergency secepatnya jika curiga dengan kondisi Ketoacidosis.


Hanya sekedar info bahwa sekitar 30 juta orang menghadapi masalah Ketoacidosis di Amerika Serikat.


Reference:

Mayo Clinic. 2019. Diabetic Keoacidosis. Retrieved from Mayo Clinic Org.

# Judul asli dalam bahasa Inggris:

Can Diabetic Ketone-acidosis Lead to Death? - Diabetes 9 | Tanza Erlambang Update

Sunday, January 31, 2021

Bisakah Gula Darah Tidak Normal Menyebabkan Badan Gemetar? - Sakit Diabetes 8

Spring wreath, hanya ilustrasi.


Fluktuasi gula dalam darah bisa dialami oleh penderita diabetes atau siapa saja dalam ritme harian. Faktor penyebabnya:

- kondisi kurang sehat

- kadar insulin

- masalah dengan metabolisme tubuh.


Jadi, berapa rentang normal sebenarnya? Ini rentang normal kandungan gula dalam darah kita:

- 70 mg/dL sampai 130 mg/dL


Gula dalam darah dikatakan TIDAK normal (abnormal), jika berada di bawah atau di atas kisaran normal:

- 140 to 199 mg/dL, dikatakan dalam rentang pra diabetes

- di atas 200 mg/dL, pasien diabetes.


Gula dalam darah diindikasikan terlalu rendah jika di bawah 54 mg/dL, dan terlalu tinggi jika berada di kisaran atas 400 mg/dL. Kondisi ini bisa dikategorikan sebagai “medical emergency.”

Berikutnya, bisa menyebabkan tubuh gemetar (kejang), terutama ketika kandungan gula dalam darah berada di bawah normal. Namun demikian, sangat jarang terjadi, bila gula darah di atas normal.


Dalam posting ini, yang kita maksud gula darah rendah adalah kandungan gula dalam darah berada di bawah 30 mg/dL. Kondisi ini bisa menyebabkan otak tidak berfungsi semestinya, karena kekurangan energi dari sumber gula (glukosa).


Tidak berfungsinya otak, karena berkurangnya cel neuron di dalamnya, sehingga menyebabkan gemetar (kejang). Beberapa gejala rendahnya gula dalam darah sehingga tubuh gemetaran:

- cemas

- bingung

- keringatan

- bergumam

- ngantuk


Kejang (gemetar) yang tidak diobati akan menyebabkan diri kehilangan kesadaran (tidak sadar), kerusakan otak dan bahkan kematian. Ketika sedang gemetaran, solusi tercepat adalah:

- minum jus buah buahan

- makan snack yang berkalori tinggi

- hisap tablet glukosa

- minum satu sendok madu.


# Diterjemahkan dengan modifikasi dari artikel bahasa Inggris:

Can Abnormal Blood Sugar Lead to Seizure? - Diabetes 8 | Tanza Erlambang Update