Monday, March 9, 2020

Pilgub Kepri dan Pilwako Batam 2020 – Akankah Tiga Terjungkal?

Isdianto – Marlin, Cagub dan Cawagub Kepri?

Saya berandai andai, kemudian mengadakan “jajak pendapat” imajiner dengan HANYA satu pertanyaan, yaitu:

Intro: Rudi dan Marlin adalah suami istri.
Rudi pernah menjadi wakil walikota, kemudian walikota dan sekarang mencalonkan diri kembali menjadi walikota Batam, Kepri.

Istri Rudi, yaitu Marlin adalah ibu rumah tangga, tidak punya “track record” sebagai pejabat publik. Mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Kepri.

# Apakah ini bisa dikategorikan sebagai NEPOTISME, Aji Mumpung atau membangun dinasti? a.Ya; b.Tidak

- Jika jawaban anda TIDAK. Berarti anda setuju Istri, anak, menantu dan cucu pejabat menduduki jabatan publik. Terima kasih

+ Jika jawaban anda YA, maka pencalonan Marlin, istri walikota Batam ini adalah kategori NEPOTISME, Aji Mumpung atau membangun dinasti.
----------------------------------------

Setelah mengendap selama Satu Bulan, maka saya akan melakukan survey kedua dengan pertanyaan yang sama.

Kenapa setelah satu bulan?

Sengaja, agar terjadi perbincangan di ruang publik (kedai kopi, warung, kantor pemerintah dan swasta) dan ruang pribadi (meja makan keluarga).

Selama sebulan, maka fakta fakta ini akan diungkat ungkit:
Isdianto mendapatkan jabatan wakil gubernur, karena abangnya meninggal dunia.

Kemudian mendapatkan jabatan gubernur karena gubernur yang menggantikan abangnya ditangkap KPK.

Masyarakat Kepri (Batam, Bintan, Karimun, Natuna, Anambas, Lingga) akan merefleksi diri mereka sendiri:
- nasib badan: BUKAN adik, bini, anak, menantu dan cucu pejabat.
--------------------------------------------------------------------

Untuk Cagub, dari survey yang dilakukan oleh berbagai lembaga seperti Indo Survey & Strategy, SMRC, LKPI dan SDI menunjukkan bahwa ada 3 nama yang SELALU teratas yaitu Ismeth, Rudi dan Soeryo.

Nama Ansar, Huzrin Hood dan Isdianto juga terkadang muncul. Namun, masyarakat sama sekali TIDAK mengenal nama Marlin.

Bagaimana dengan pilwako Batam?

Rudi selalu unggul, kemudian diikuti Lukita dan beberapa calon lain. Bahkan sekarang, ketua DPD Golkar, Makruf juga diisukan maju sebagai cawako Batam.

Makruf dan Lukita bukanlah lawan ringan. Keduanya punya basis kuat di Batam.
---------------------------

Jika calon nepotisme yang maju untuk pilgub Kepri, dan kemudian Rudi anggap enteng calon lawannya di pilwako dengan cara “part time” kampanye untuk dirinya dan istrinya.

Dan jika, masyarakat merasa janggal dan aneh, karena akan ada yel yel: “Pilihlah saya dan istri saya. Keluarga yang CINTA jabatan dunia.”

Bukan TIDAK mungkin, baik Isdianto – Istri Rudi, dan Rudi akan TERJUNGKAL!!

TERKUBUR di dunia politik Batam dan Kepri selamanya.

Mari kita ikuti peristiwa ini dengan seksama.

6 comments:

  1. hehe kepri jauh dari pemberitaan mas, yg heboh utk politisasi ya ibu kota mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you:
      Pilgub Kepri dan Pilwako Batam 2020 – Akankah Tiga Terjungkal?

      Isdianto – Marlin, Cagub dan Cawagub Kepri?

      Delete
  2. Owww pilgub pilwako, pusing kl udah urusan politik 🤣🤣🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you:
      Pilgub Kepri dan Pilwako Batam 2020 – Akankah Tiga Terjungkal?
      -
      Saya berandai andai, kemudian mengadakan “jajak pendapat” imajiner dengan HANYA satu pertanyaan, yaitu:

      Delete
  3. Menurutku ini nepotisme dan mungkin mau bangun dinasti politik.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you:
      Pilgub Kepri dan Pilwako Batam 2020 – Akankah Tiga Terjungkal?
      -
      Intro: Rudi dan Marlin adalah suami istri.
      Rudi pernah menjadi wakil walikota, kemudian walikota dan sekarang mencalonkan diri kembali menjadi walikota Batam, Kepri.

      Delete