Monday, March 4, 2019

Pilpres 2019: MELARAT dan Bermental BUDAK Bersama Joko Widodo

BERBOHONG untuk mencari simpati, credit to Google

Kalau saya tanya ke anak anak Amerika Serikat:
Saya: Kamu mau jadi apa?
Anak Amerika (malu malu): Forbes 50!

Saya: Loh, kenapa tidak menjadi cover Forbes atau Fortune sekalian?
Anak Amerika: ha...ha... ha..ha
------------------------------------------------

Pertama, apa artinya Forbes 50? Itu adalah “daftar” 50 orang kaya di dunia yang diterbitkan oleh Majalah Forbes tiap tahun.

Kedua, kenapa anak Amerika terbahak bahak kalau saya bilang “cover” Forbes atau Fortune? Karena itu adalah angan angan “Forest Gump.”

Forest Gump adalah tokoh “DUNGU” yang diantara cita citanya menjadi “cover” majalah Forbes dan Fortune. Jika sudah dijadikan cover majalah tersebut, artinya Orang KAYA di dunia. Nomor satu kaya di planet bumi.

Tak tanggung tanggung cita cita orang DUNGU: pingin KAYA RAYA.
--------------------------------------------------

Ketika kelas 3 SD, buku pertama berbahasa Inggris yang saya wajibkan dibaca oleh anak saya judulnya: Bamboo Scream. Isinya tentang anak MISKIN, dalam bahasa Melayu “papa kedana” berasal dari negara MISKIN yang ingin melanjutkan studi ke negara adi daya, Amerika Serikat.

Angan angan anak MISKIN itu tidak hanya BERHENTI sampai bisa kuliah di Amerika, tetapi dia ingin bekerja dan membeli Apartemen di New York. Kenapa di New York? Karena dia ingin, jika buka jendela apartmennya yang pertama dia lihat adalah PATUNG Liberty!
----------------------------------------------------------

Pak Harto, sangat bangga dengan statusnya sebagai anak petani MISKIN. Tapi, dia membuat yayasan Supersemar yang diantaranya adalah memberikan beasiswa agar anak anak MISKIN bisa PINTAR.

Beliau juga membuat program agar jumlah pemegang gelar DOKTOR (S3) sebanyak 10 ribu orang.
Kenapa 10 ribu Doktor (S3)? Karena jumlah 10 ribu orang bergelar Doktor (S3) adalah jumlah ketika Jepang memulai negaranya membangun Industri.
-----------------------------------------------

Tidak masalah apakah kita kita anak MISKIN, bukan siapa siapa atau bukan turunan raja diraja. Kata Cikgu SMP saya, Arif Ja’far: “there is will, there is way.”

Masalahnya adalah jika anda seseorang yang ingin menjadi PRESIDEN. Kemudian anda BERBOHONG tentang siapa diri anda: hari ini menjadi tukang besi, besok menjadi tukang kayu, lusa menjadi tukang tambal ban. Lain hari berfoto di GORONG GORONG. Siapa sebenarnya anda?
----------------------------------------------------

Padahal ketika anda sedang berfoto naik bajaj atau berfoto mendorong gerobak, saat itu juga anda mengirimkan anak anda berkuliah di Singapura yang SPP dan biaya hidupnya ratusan juta rupiah pertahun.

Ketika anda berpura pura makan di warteg, menurut majalah “Investing,” anda adalah walikota yang DOYAN mengumpulkan duit. Bahkan menurut Ahok, wakil anda bahwa anda banyak dapat duit dari investor property.
---------------------------------------------------

Dengan berfoto gaya orang MISKIN, tega teganya anda mengajak putra putri Indonesia MELARAT, MERANA dan bermental BUDAK!!

4 comments:

  1. Replies
    1. Thank you to visit:
      Pilpres 2019: MELARAT dan Bermental BUDAK Bersama Joko Widodo
      -
      BERBOHONG untuk mencari simpati, credit to Google

      Delete
  2. Replies
    1. Thank you to visit:
      Pilpres 2019: MELARAT dan Bermental BUDAK Bersama Joko Widodo
      -
      Kalau saya tanya ke anak anak Amerika Serikat:
      Saya: Kamu mau jadi apa?
      Anak Amerika (malu malu): Forbes 50!

      Delete