Wednesday, January 30, 2019

Pilpres 2019: Rajin Mengumpulkan Duit, Pangkal Jokowi Kaya Raya

Hanya ilustrasi.

Luar biasa, tak ada presiden yang RAJIN mengumpulkan duit seperti Jokowi. Tak TANGGUNG TANGGUNG, seperti akan hidup 1000 tahun, Jokowi kerja keras menumpuk harta sehingga menempatkannya sebagai orang terkaya no.18 di benua Asia. Demikian kata “Investing.com”

Kerja...kerja….kerja...MENGUMPULKAN uang haram, eh, harta kekayaan !!

Presiden Suharto MENUNTUT tuduhan Majalah TIME bahwa beliau koruptor. Dan Suharto yang sudah LENGSER ternyata MENANG. Otomatis tuduhan pak Harto Koruptor hanya isapan jempol.

Sampai 2001, Suharto kalah berkali kali, tapi tahun 2007 Suharto dinyatakan Menang. Silahkan baca di Financial Times dengan judul: Suharto wins Time magazine libel case.

Meskipun Suharto MENANG, tapi pembenci tetap menuduh pak Harto koruptor.

Kita Dukung presiden Jokowi menuntut “Investing.Com.” Jangan hanya asik masygul (kayak orang onani) cuma beraninya sama Ahmad Dhani, Jonru, bocah ingusan dan sekarang Rocky Gerung!

Berapa sebenarnya harta kekayaan Jokowi?

Investing.com menempatkan Jokowi antara Charoen Sirivadhanabhakdi yang punya harta sebesar US$ 17,4 Milyar dan Robert Kuok punya net worth US$ 12,9 Milyar. Berarti, kekayaan Jokowi sekitar itu atau US$ 14 milyar. Kalau dirupiahkan sebanyak Rp200 Triliun.

Berapa Rp200 Triliun itu? 3 tahun subsidi BBM atau 5 tahun APBN untuk departemen pendidikan dan kebudayaan atau setengah abad (50 tahun) rata rata APBD propinsi di Sumatra, Kalimantan atau Sulawesi. Luar biasa banyaknya !

# Sekali lagi, jangan cuma teriak teriak “hoax.” Kita persilakan presiden Jokowi menuntut, sehingga rakyat Indonesia benar benar tahu : Berapa sebetulnya kekayaan presiden Jokowi?

## Sepandai pandainya menyembunyikan bangkai, akhirnya jangan sampai pula duit pak Jokowi tercium sama KPK.

### Sumber: Real Life Crazy Rich Asians: The 10 Most Interesting (and Richest) Asians of 2019

#### Alumni Universitas Curtin, Australia mengestimasi harta Jokowi paling sedikit US$ 349 juta (Rp 6 Triliun)

2 comments: