Thursday, January 17, 2019

Capres 2019: Sandiaga Uno Tampil Seperti Obama !

Debat Capres Pertama, credit to Nihao Indonesia

Debat pertama kali ini, 2019 agak berbeda dengan 2014 lalu. Beda pertama adalah Jokowi sudah memegang jabatan presiden selama empat tahun lebih., sehingga beliau “terikat” dengan apa yang sudah dilakukannya.

Beda kedua, sekarang ada Sandiaga Uno. Terus apa istimewanya? Dan apa hubungannya dengan mantan Presiden Barack Obama?

Sama seperti Barack Obama, di mana Sandiaga membawa kasus kasus yang ditemui di lapangan ke forum debat, diantaranya adalah:
- Ada yang mengeruk pasir, kemudian ditimbun di mangrove, sebagai upaya menjaga kelestarian alam. tapi kok malah diekskusi?

- Teman Sandiaga yang penyandang cacat, tapi sukses dalam dunia usaha. Penyandang cacat tidak perlu dikasihani, tapi didorong untuk sukses dengan menyiapkan peraturan peraturan yang pro-orang cacat.

- Pentingnya mencatat aset yang sedang dilakukan saat menjabat wagub DKI. Dengan catatan rapi, akan ketahuan mana yang berpotensi untuk dikorupsi dan sudah dikorupsi.

Calon pemilih di seluruh tanah air, termasuk yang berada di luar negeri telah mencatat kemampuan debat Sandiaga Uno malam ini.

Untuk Capres Prabowo Subianto, malam ini tampil lebih baik dari debat tahun 2014. Kalau saya bagi tiga bagian durasi debat malam ini:
- Babak pertama terlihat presiden Jokowi keteter, cawapres Amin bahkan tidak bicara sama sekali
- Babak pertengahan, performance Jokowi meningkat, tapi bisa diimbangi Prabowo.
- Babak akhir, paling seru. Terjadi “saling serang” antara paslon 01 dan paslon 02.

Tahun 2014, di media sosial, pendukung Prabowo “kecewa” dengan penampilan debat Prabowo.

Tapi, malam ini, saya mengecek secara random, ternyata pendukung Prabowo-Sandiaga Uno sangat puas. Status medsos mereka “happy” semua.

Kita tunggu debat kedua !

2 comments:

  1. keren…
    Capres 2019: Sandiaga Uno Tampil Seperti Obama !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you :
      Capres 2019: Sandiaga Uno Tampil Seperti Obama !
      -
      Debat Capres Pertama, credit to Nihao Indonesia

      Delete