Sunday, May 12, 2019

Pilpres 2019 - Rasionalisasi Data Curang

Diagram kecurangan Pilpres 2019

Saya mengambil mata kuliah Statistic di level pasca-sarjana tak kurang dari 5 semester.

Salah seorang dosen statistic saya namanya Prof. Yakir. Dari namanya anda bisa TEBAK siapa dia. Ya, dia Yahudi.

Pesan beliau kepada saya: “angka adalah ibarat benda mati, agar dia berbunyi dibutuhkan paling sedikit 3 langkah:”
1.Rasionalisasi Data
2.Argumentasi
3.Kolaborasi dengan ilmu ilmu lain yang terkait.
----------------------------------------------------------------------

Dari diagram lingkaran di atas, terlihat ada 7 segmen KECURANGAN Pilpres 2019:
-Input data
-Pelanggaran kampanye
-Undangan
-Penyelenggara dan aparat
-Pencoblosan
-Penghitungan
-DPT bermasalah

Untuk tulisan ini saya hanya akan membatasi menulis satu poin saja pesan dari dosen saya, yaitu RASIONALISASI Data dan satu saja segmen kecurangan, yaitu: INPUT DATA
--------------------------------------------------------------------

Rasionalisasi Data.

Saat saya menulis ini, total suara SUDAH lebih dari separuh. Sumber saya adalah Reuter (Saya sudah JANJI, tidak akan melihat Situng KPU).

Jika dibuat dalam angka dan persen:
01-Jokowi-Amin: 67.623.535 suara (56.3%)
02-Prabowo-Sandi: 52.526.706 suara (43.7%)

Berdasarkan temuan BPN (Prabowo-Sandi), ada kecurangan di 73.000 (Tujuh Puluh Tiga Ribu) TPS. Apa maknanya?

Asumsi, 1 TPS ada 200 suara, semuanya diberikan ke Jokowi-Amin. Pasangan 01 diuntungkan sebesar: 73 ribu (200 suara) = 14.600.000 juta suara. Luar biasa CURANG-nya.
------------------------------------------------------------------

Jika INPUT Data ini diperbaiki, berdasarkan KLAIM BPN bahwa 02 menang 62%, maka, “perubahan” suara :
# Paslon 02: 62% (14,6 juta suara) = 9.052.000 suara. Ini suara tambahan untuk Prabowo-Sandi. Otomotis angka ini dikurangkan untuk Jokowi-Amin.

Bagaimana dampaknya terhadap keseluruhan suara?
01-Jokowi-Amin = 67.623.535 suara - 9.052.000 = 58.571.535 suara
02-Prabowo-Sandi = 61.578.706 suara

Dalam persentase:
01-Jokowi-Amin = 48,75%
02-Prabowo-Sandi = 51,25%
----------------------------------------------------------------

Apakah angka pasangan 02-Prabowo-Sandi MENANG sebesar 51,25% suara itu RASIONAL? Untuk menjawab ini kita kembali ke data tahun 2014:

# Tahun 2014, Prabowo-Hatta memperoleh angka 46.85%.
-Jika sekarang (2019) sebesar 51,25% berarti kenaikannya TIDAK sampai 10%. Angka kenaikan yang SANGAT normal. Rasional

2 comments:

  1. badly...

    Pilpres 2019: Rasionalisasi Data Curang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks:
      Pilpres 2019 - Rasionalisasi Data Curang
      -
      Diagram kecurangan Pilpres 2019

      Delete