Sunday, May 19, 2019

Pilpres 2019 - Legitimasi Vs Persepsi

Kaki Prabowo TERTEMBAK dalam medan tempur

Presiden Obama legal dan sah menjadi presiden AS dua periode, tapi apakah semua rakyat Amerika punya persepsi yang sama?

Jawabnya, TIDAK. 

SEBAGIAN militer dan sipil punya “PERSEPSI” bahwa Obama TIDAK punya legitimasi dan sekaligus TIDAK sah sebagai presiden.

Mau bukti?

Jenderal Stanley A. McChrystal MEMBANGKANG perintah presiden Obama. Banyak sekali tentara pangkat Kolonel yang terang terangan di media menolak kepimpinan presiden Obama.
---------------------------------------------------------------------------

Bagaimana dengan sipil?

Jika sehari jumlah jam ada 40 jam, maka pembangkanan terhadap Obama mungkin 100 jam sehari. Sebut saja Rush Limbaugh, Sean hannity, Ann Coulter tak pernah berhenti mempertanyakan “keabsahan” Obama sebagai presiden!

Di radio, TV, social media isinya penuh dengan soal KEABSAHAN presiden Obama.
------------------------------------------------------------------------------

Lawan pilpres Presiden Obama yaitu John Mccain mengakui tanpa ragu kemenangan Obama.

Tapi, pada periode kedua, Mitt Romney “agak terlambat” mengakui kemenangan presiden Obama.

Nah, pengakuan kemenangan yang “agak terlambat” ini dianggap bahwa legitimasi dan keabsahan presiden Obama “sangat diragukan”

Seperti menyiram api dalam sekam dengan BBM, “pembangkangan” terhadap presiden Obama tak pernah berhenti.
----------------------------------------------------------------------------------------

Terus, apa hubungannya dengan legitimasi dan keabsahan presiden Jokowi?

Apa efek jika Prabowo-Sandi TIDAK mengakui kemenangan presiden Jokowi?

Apa pula akibatnya jika Prabowo membuat statemen: Jokowi mendapatkan jabatan sebagai PANGLIMA TERTINGGI ABRI secara CURANG, LICIK dan PENUH TIPU DAYA?
---------------------------------------------------------------------------------------

Fakta fakta:
1) Prajurit, apalagi prajurit tempur SANGAT MENGHARGAI:
- Jujur
- Legalitas
- Sah dan absah

2) Dimata prajurit bahwa pahlawan sejati adalah yang maju di medan tempur dengan bukti TERTEMBAK.

3) Prabowo Subianto adalah pahlawan sejati, sebagai bukti sah: kakinya TERTEMBAK:
- Karena kaki TETEMBAK, jika duduk shalat, Prabowo Subianto menahan kesakitan (silahkan tanya ke jenderal Yunus Yosfiah)
-------------------------------------------------------------------------------

Realitas:
1) Jokowi kalah pilpres 2019 di komplek Paspamres:
- Anggota Keluarga (istri, anak, adik, om, tetangga) pasukan yang menjaga keamanan Jokowi dan keluarganya selama 24 jam telah melakukan “PEMBANGKANGAN.”

2) PEMBANGKANGAN juga sudah terjadi di beberapa komplek Militer, dimana presiden Jokowi kalah di pilpres 2019

3) Pemilih Prabowo – Sandi berjumlah puluhan juta, tersebar dari Sabang sampai Ujung Pandang:
- Aceh, Sumbar, Riau, Jawa Barat, Sumsel, NTB, Sulsel dsb…..
----------------------------------------------------------------------------

Silahkan nilai sendiri, jika sampai “legitimasi dan keabsahan” kursi presiden Jokowi sangat diragukan!!

Bagaimana pendapat anda?

2 comments:

  1. pejuang sejati.
    Pilpres 2019: Legitimasi Vs Persepsi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks:
      Pilpres 2019 - Legitimasi Vs Persepsi
      -
      Kaki Prabowo TERTEMBAK dalam medan tempur

      Delete