Sawan Fibrosis: Entrepreneur Cilik Kelas Kampung di Perumahan Kami

Saturday, June 18, 2022

Entrepreneur Cilik Kelas Kampung di Perumahan Kami

Saat ini, siswa TK sampai SMA libur panjang selama musim panas. Banyak aktifitas ekstrakuler yang mereka lakukan.



Fig 01- Jualan minuman dingin di pagar belakang rumah

Ekstrakulikuler tersebut dikelola (disponsori) oleh sekolah, maupun pemda. Sama saja dengan di negara kita, ekstrakulikuler itu mencakup bidang olahraga, seni dan iptek.

Apa nggak ada bedanya dengan negara kita, Indonesia?

Ini subject (bidang) khusus yang mungkin tidak ada di negara kita:

1) Summer reading

- kecepatan membaca, membuat summary dan menganalisa isi buku



Fig 02- Warung kaget di salah satu sudut perumahan kami

2) Hobi khusus

- apa saja yang disukai termasuk masak, gardening, otomotif (untuk yang SMA), photography dan sebagainya.

Perbedaan yang menyolok dengan negara kita adalah dalam hal mencari ini:

- duit.
- piti
- uang
- hepeng
- cuan
- money

Bagaimana caranya? Kan masih kecil?



Fig 03- Harga minuman Lemonade ukuran besar dan kecil

Untuk yang di atas usia 15 tahun, boleh bekerja “part time” sekitar 2 sampai 4 jam sehari. Setelah aktifitas ekstrakulikuler atau hari Sabtu dan Minggu.

Pekerjaan apa saja, biasanya di perpustakaan, restaurant, Fast Food, supermarket dan sebagainya.



Fig 04- Harga aneka minuman

Hanya sekedar informasi, waktu SMA, anak presiden Obama bekerja di Minimarket saat liburan musim panas.

Elon Musk (no 1 kaya dunia) jadi tukang petik buah, dan Jeff Bezos (no 2 kaya dunia) menjadi tukang pungut buku bekas dari tong sampah.

Untuk yang usianya dibawah 15 tahun, ya, jualan di depan rumah. Jual minuman dingin seperti Lemonade. Jeruknya ditanam sendiri, kemudian diperas. Jadilah minuman dingin.

Bisa laku sampai 100 cangkir, lumayan, bisa dapat US$100 (Rp 1,5 juta) perhari. Tanpa modal.

Dari sinilah mereka belajar menjadi entrepreneur!

# Posting sebelumnya:

8 comments:

  1. Ada daya tarik tersendiri ketika org barat yg jualan, kalau negara kita sepertinya kehilangan daya tarik 🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...
      masa sih?

      Thanks-
      Entrepreneur Cilik Kelas Kampung di Perumahan Kami

      Delete
  2. What a nice post:) thanks for your sharing...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks to visit my blog-
      Entrepreneur Cilik Kelas Kampung di Perumahan Kami

      Delete
  3. Wah, ada warung kaget juga disana ya pak, buat kegiatan ekstrakurikuler sekolah saat liburan, latihan biar jadi entrepreneur.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. cuma ada di musim panas aja....😁😂
      Thanks-
      Entrepreneur Cilik Kelas Kampung di Perumahan Kami

      Delete
  4. Wow .... Mantap. Di tanah air ini, mempekerjakan anak di bawah umur seakan dosa. Ha ha ... Padahal semasa kecil disuruh Emak jualan sayur. Ternyata saya tumbuh manjadi manusia yang tangguh dan tahan banting terhadap gelombang hidup.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau tidak diajar sejak kecil, kapan mereka tahu cara berbisnis....
      hehehe...

      Thanks-
      Entrepreneur Cilik Kelas Kampung di Perumahan Kami

      Delete