Sawan Fibrosis: Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

Sunday, April 3, 2022

Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

Di mana mana, presiden terpilih akan dievaluasi janji janji kampanyenya. Termasuk janji kampanye Joe Biden dan si “Donald” bebek.

Baik Joe Biden dan si “Donald” bebek rajin membuat pernyataan pernyataan bahwa apa saja “janji kampanye” yang sudah mereka laksanakan.



Fig 01- Diantara janji kampanye (credit to Antara, 2019)

Itu terjadi biasanya “per 3 bulan” sepanjang masa kepresidenan. Terutama tahun pertama dan kedua.

Bagaimana jika janji janji tersebut BELUM terpenuhi?

Semua presiden Amerika akan dengan “gentlemen” mengakui janji janji kampanye yang belum mereka laksanakan, beserta alasan alasannya.

Alasan alasan itu, meskipun masuk akal, akan ada respon dari rakyat.

Apa respon rakyat?

Jika ada pemilihan seperti gubernur, walikota, jaksa, ketua sherif dan sebagainya, maka mereka yang berasal dari partai presiden yang berkuasa, dan “belum memenuhi janjinya” akan KALAH.



Fig 02- Janji janji politik di negara Ora Mikir
(credit to pollindo via Kompasiana)

Soal kalahnya calon dari partai penguasa, juga sebagai kontrol demokrasi bahwa presiden dan konco konconya TIDAK boleh semena mena.

Kemudian, popularitas presiden akan MEROSOT



Fig 03- Sayuran, hanya ilustrasi saja.

Sebaliknya, bagaimana pula dengan janji kampanye di negara “Ora Mikir?”

Hebatnya di negara “Ora Mikir,” jika presiden berjanji sebagai berikut, maka respon pendukungnya:



Fig 04- Hanya sekedar ilustrasi

Pertumbuhan ekonomi TIDAK pernah mencapai 7%”

Rapopo…. Rapopo

BBM naik… Minyak goreng morat marit …. Sembako menjulang tinggi”
Ora mikir….. oraaaaa mikir…… rapopo…..



Fig 05- Mulai menghijau kembali, setelah musim dingin berlalu

Ibukota terus banjir, meskipun sudah jadi presiden dua periode, tapi janji ngatasi banjir hanya bohong”

Rapopo ….. rapopo…



Fig 06- Hanya sekedar janji (credit to Pinterest)

Apakah boleh menyalahkan gubernur yang sedang menjabat?”

Nggeeh…. Rapopo…. Monggo….

Kemudian lagi, diapun mencari cari alasan dan kambing hitam, kenapa janji kampanye tersebut “belum” dilaksanakan.

Hebatnya bangsa “rapopo” akan dengan mati matian MEMBELA kebohongan yang dipertuan agung presiden pilihannya….

Bukannya menuntut: Lah, kami milih anda karena JANJI anda…kami KAGUM dengan anda karena janji janji anda !!

# Hanya sekedar info:

- Pertumbuhan ekonomi dibawah presiden Suharto adalah 6,3%.... dan pernah mencapai 10,9%. termasuk yang tertinggi di muka bumi….

# Posting sebelumnya:

10 comments:

  1. Wkwk begitu rupanya ketika di tagih janji. Mana orang2nya itu2 saja pula. Siapa ya bagusnya dijadikan pengganti dimasa mendatang 🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa lagi kalo bukan Jaey Cool yang cocok jadi capres 2024.😄

      Kampanye nya, nanti tiap blogger akan gajian adsense tiap bulan.🤣

      Delete
    2. @Jae....
      di negara demokrasi, ya, rakyat yang menentukan pemimpinnya.....

      Thanks-
      Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

      Delete
    3. @Agus>,,,, hehehe

      Thanks-
      Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

      Delete
  2. Kalo ngga buat janji janji ya susah untuk dipilih pak, soal janji ditepati atau tidak itu urusan belakangan.🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena janji tidak ada resiko....


      Thanks-
      Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

      Delete
  3. Replies
    1. Thanks-
      Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

      Delete
  4. Habis mau diapakan lagi. Mungkin rakyat udah menganggap kebohongan suatu yang biasa2 saja. Yang penting, waktu pemilihan, ada duitnya. He he ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...
      ada duit, ada suara...

      Thanks atas kunjungannya-
      Janji Politik – Negara Ora Mikir Vs Negara Demokrasi

      Delete