Sawan Fibrosis: Indonesia – Nomor Dua di Dunia Kematian Karena Gigitan Ular – Bagian 1

Thursday, October 21, 2021

Indonesia – Nomor Dua di Dunia Kematian Karena Gigitan Ular – Bagian 1

Fig 01- Ular sedang menyeberang jalan

Saya beberapa kali melihat ular dan kulitnya di belakang rumah, menurut tetangga, ular di sekitar neighborhood kami tidak ada yang berbahaya, sejauh ini.

Belum ada tetangga yang digigit, apalagi sampai mati karena ulah si ular.

Ular tersebut mengunjungi halaman kami dan tetangga karena mencari makan. Makanan alami mereka adalah:

- tikus
- cecak
- insekta
- telur dan anak burung yang di dalam sarang.

WHO (2021) membuat laporan, ada lebih dari 5,2 juta orang digigit ular setiap tahun di dunia.

Apa efek dari gigitan ular itu?

Kenapa Indonesia Nomor Dua di Dunia Kematian Karena Gigitan Ular?


Fig 02- Rumput mulai mati, salah satu pertanda musim gugur

Ini dia akibat dari gigitan ular berbisa di seluruh dunia (diperkirakan lebih tinggi dari ini):

- kematian, mencapai angka 138 ribu jiwa
- diamputasi sekitar 400 ribu jiwa
- cacat permanen, tidak kurang dari 400 ribu jiwa.


Fig 03- Ular belang di sudut neighborhood.

Ini urutan top 5 negara negara yang penduduknya banyak digigit ular:

1) India

- jumlah yang mati diantara 15.000 sampai 50.000 orang

2) Indonesia

- kematian sekitar 11.581 jiwa

3) Nigeria

- mati kira kira 9,900 orang

4) Pakistan

- jumlah yang mati 8,264 jiwa

5) Bangladesh

- kematian sekitar 8,000 individu.

# Bersambung ke Bagian 2

## Posting sebelumnya:

2 comments:

  1. Ternyata sebegitu banyaknya penduduk Indonesia digigit ular ya. Terima kasih informasinya Mas Tanza. Selamat pagi dari tanah air.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ularpun bisa menyebabkan kematian di negara kita... ...hehe

      Thanks atas kunjungannya-
      Indonesia – Nomor Dua di Dunia Kematian Karena Gigitan Ular – Bagian 1

      Delete