Saturday, June 1, 2019

Intermezo - Lugu dan Lucunya Calon “Ilmuwan” Amerika

Tutor, ummnya mahasiswa S3 (Doktor)

Tak terasa anak kami sudah hampir sebulan meninggalkan “sarangnya” untuk menjadi tutor program presiden John F Kennedy.

Tak ada badai, tak ada petir. Tiba tiba menelphon emaknya:

Anak: Ma…. Anak anak tu lucu lucu
Emak: Lucu bagaimana?

Begini dialognya ma:
Calon ilmuwan (masih remaja): pan...eee…. nanti jika kuliahakan pindah kota.
Anakku (tutor): emangnya kamu tinggal di mana? Mau kuliah ke mana?

Calon ilmuwan (masih remaja): Tinggal di California mau kuliah ke Boston
Anakku (tutor): wah...hebat, berarti kamu mau kuliah di Harvard (ranking 1 dunia kategori universitas) atau MIT (ranking 1 dunia kategori Institut Teknologi).

Calon ilmuwan (masih remaja): (tersipu sipu…)
Anakku (tutor): emangnya kenapa pindah kota?

Calon ilmuwan (masih remaja): berarti harus “kos”
Anakku (tutor): terus….

Calon ilmuwan (masih remaja): Kalau habis uang ...apa bisa minta tambahan ke emakku?
Anakku (tutor): Bisa dong….. tapi, soal emakmu mau ngasi tambahan uang saku, atau tidak… mana aku ngerti…. Wong, kamu yang punya emak kok!

# Komen emak anakku: setali tiga uang, sami mawon antara yang bertanya dan yang menjawab!
---------------------------------------------------------------------------------------------

## Ini status FB terakhir….
- Karena mau menyelesaikan proyek musim panas...Istirahat dari medsos sementara waktu !!
- Bye….


4 comments:

  1. Replies
    1. thanks atas kunjungannya-
      Intermezo - Lugu dan Lucunya Calon “Ilmuwan” Amerika

      Delete
  2. Hahahaha, ini kayak aku dulu pas kuliah. Papa sengaja 'kos' in aku di rumah Chinese family yg Deket college. Biar ad yg ngawasin :p. Padahal aku pgn bgt di apartemen biar bareng temen2. Trus kayaknya bebas aja gitu :D. Jawabannya sudah bisa ditebak. Forbidden!! Hahahaha apalagi kalo minta pindah kota dan kampus :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe

      thanks atas kunjungannya-
      Intermezo - Lugu dan Lucunya Calon “Ilmuwan” Amerika

      Delete